Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bersilahturahmi dengan pedagang Pasar Loak Kaliombo, Jumat (16/8/2024). Foto : A Rudy Hertanto
Kepala Disperdagin Kota Kediri, Wahyu Kusuma Wardani mengungkapkan, “Bersilahturahmi dengan temen-temen pedagang PKL Pasar Loak Kaliombo, beberapa hari yang lalu beliau-beliau ini kan sudah bersilahturahmi ke kantor kami, ada ajuan perbaikan lah istilahnya minta perhatian lah dari pemerintah kota.”
“Dan kita berupaya semaksimal mungkin dan Alhamdulillah tahun ini ada beberapa permintaan dari paguyuban PKL Kaliombo itu sudah kita, akan kita realisasikan di tahun ini sebagian yaitu beberapa perbaikan fisik untuk drainase dan palang pintu sisanya yaitu atap terus kemudian listrik, perbaikan kamar mandi, gapura segala macam itu di tahun 2025,” lanjutnya.
Wahyu mengatakan, ada beberapa permintaan dari paguyuban atau dari PKL Pasar Loak Kaliombo ada yang bisa direalisasikan dan ada yang tidak, hal itu sudah dijelaskan dalam pertemuan tersebut.
“Ini menjadi pelajaran kita semua ya dari pemerintah kota untuk lebih perhatian khususnya memang pasar-pasar tradisional dengan pasar loak memang ada yang belum dikuasai oleh PD Pasar tapi dikuasai oleh pemerintah kota dan itu masih banyak kurang perhatian,” urai Wahyu.
“Pasar-pasar tradisional di beberapa kelurahan itu juga butuh perhatian kita juga, akan kita sentuh akan kita perhatikan satu demi satu dan itu butuh waktu butuh anggaran butuh biaya yang penting komunikasinya tetep terjaga,” imbuh Wahyu.
Ketua Pasar Loak Kaliombo, Hanif menuturkan, “Pertemuan dengan Indag pada hari ini cukup jelas, pemaparan jelas tentunya para pedagang ada harapan penyegaran untuk tahun 2024 akhir ini,” ujarnya. (A Rudy Hertanto)
