Search

Jumat Ngopi Perdana Mas Bup Kediri Dhito, Masyarakat Antusias Sampaikan Aspirasi

Jumat Ngopi Perdana Mas Bup Kediri Dhito, Masyarakat Antusias Sampaikan Aspirasi

Program Ngopi (ngobrol persoalan dan solusi) yang digagas Mas Bupati (Mas Bup) Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) mendapat respon positif masyarakat Kabupaten Kediri, Jumat (5/3/2021) siang. Foto : A Rudy Hertanto

Masyarakat antusias mendatangi lokasi Ngopi di Pendapa Kabupaten Kediri di timur alun-alun Kota Kediri, untuk menyampaikan persoalan yang mereka alami terutama berkaitan dengan kebijakan pemerintah daerah (pemda).

Mengingat masih dalam masa pandemi, acara Ngopi berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Jumlah peserta dibatasi yakni 75 orang terbagi tiga sesi (sesi pertama pukul 13.00, sesi kedua 13.30 WIB dan sesi ketiga 14.00 WIB dengan masing-masing sesi 25 orang).

“Masyarakat Kabupaten Kediri sadar betul atas protokol kesehatan, jadi yang datang pun juga sudah kita batasi dan yang tidak bisa masuk kita berikan kartu nantinya akan diprioritaskan di minggu depan,” kata Mas Bup Dhito disela acara.

Pada Jumat Ngopi perdana ini, Mas Bup Dhito bersama Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa (Mbak Dewi) didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri, Dede Sujana melayani berbagai pertanyaan dan memberikan solusi kepada masyarakat yang hadir.

Satu diantaranya yakni perihal kebudayaan, “Soal kebudayaan ini kita akan kaji dulu regulasinya seperti apa, kalau memang tidak ada hambatan dan tadi saya tanyakan ke Pak Sekda bentuknya hanya cukup perbup (peraturan bupati) mungkin dalam waktu 1 bulan ini kita akan buatkan untuk dewan kesenian dan dewan kebudayaan,” urai Mas Bup Dhito.

Kemudian soal PNPM dan kartu Gapoktan, “Kalau PNPM dan kartu Gapoktan ini tadi saya tanyakan terkait persoalannya adalah di miskomunikasi antara pemerintah desa dengan penerima kartu Gapoktan maupun PNPM,” terangnya.

“Jadi nanti memang harus kita kumpulkan teman-teman kepala desa supaya diluruskan karena tidak hanya persoalan PNPM dan kartu Gapoktan, banyak persoalan yang harus diluruskan lagi,” sambung Mas Bup Dhito.

Lebih lanjut, Mas Bup Dhito menjelaskan, kegiatan Ngopi ini bertujuan untuk mengetahui persoalan yang ada di masyarakat.

“Kepala daerah itu tahu persoalan yang ada di masyarakat, begini peta Kabupaten Kediri sangat besar sekali, kemampuan saya untuk menjangkau kabupaten tidak mungkin bisa terjangkau dalam waktu 1 minggu, 1 bulan atau bahkan 1 tahun belum tentu bisa,” tuturnya.

“Monggo masyarakat yang hadir ke pendopo punya persoalan apa, saya yang carikan solusinya nggih,” pungkas Mas Bup Dhito. (A Rudy Hertanto)

INDEX