Search

Menuju Pelantikan Bupati Baru Kediri, NasDem Kawal Program Mas Dhito dan Mbak Dewi

Menuju Pelantikan Bupati Baru Kediri, NasDem Kawal Program Mas Dhito dan Mbak Dewi

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono. Foto : A Rudy Hertanto

Menanggapi berbagai persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020 Terpilih, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) dan Dewi Mariya Ulfa (Mbak Dewi) yang rencananya dilaksanakan Rabu (17/2/2021) mendatang.

DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri menyatakan mendukung penuh dan mengawal program Mas Dhito dan Mbak Dewi memimpin Kabupaten Kediri.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono mengungkapkan, “NasDem akan mendukung penuh apa yang akan diprogramkan oleh Mas Dhito dan juga sesuai dengan visi misi beliau yang kemarin di sampaikan di dalam masa kampanye.” Kamis (4/2/2021).

“Tentu NasDem akan mengawal program-program itu dan juga kita berharap pada beliau nanti begitu dilantik, beliau untuk segera mengajukan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ke DPRD yang nanti akan dijadikan perda (peraturan daerah),” sambung Lutfi.

Ketika disinggung terkait adanya rencana refocusing terhadap APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kabupaten Kediri tahun 2021 untuk penanganan Covid-19 dan target Mas Dhito setelah dilantik yakni menjadikan Kabupaten Kediri zona hijau menyikapi situasi pandemi.

Lutfi menuturkan, “Harapan kita nanti kalau terjadi recofusing anggaran itu benar-benar di kaji ditelaah, prioritas kepentingan untuk penanganan covid yang pertama dan yang kedua tentu harus diselaraskan dengan kondisi alam.”

“Kemarin informasi yang kita terima, belanja tidak terduga juga masih kurang nanti kalau digunakan untuk penanganan bencana (kalau di Kediri ada bencana),” urai Lutfi, mengingat potensi kerawanan bencana yang terjadi di Kabupaten Kediri beberapa waktu ini.

“Kediri kan daerahnya juga banyak yang berada di daerah-daerah yang rawan bencana sehingga recofusing mungkin tidak hanya diarahkan untuk penanganan covid tapi juga untuk penanganan bencana, ini harus diprioritaskan untuk dua hal ini kalau ada recofusing untuk APBD kita,” lanjutnya.

Lutfi menyebutkan, mengacu tahun 2020 dana recofusing di Kabupaten Kediri mencapai 368 milyar rupiah, tahun 2021 jumlahnya diharapkan bisa lebih besar.

“Karena pada tahun 2021 ini kan jumlah masyarakat yang terpapar kan naik, angka terkonfirmasi positif kan naik, jadi penanganan covid-19 juga akan harus lebih ditingkatkan lebih masif, sehingga masyarakat yang terpapar, yang terdampak covid pun juga harus segera bisa tertangani dengan baik,” pungkasnya. (A Rudy Hertanto)

INDEX