Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Kabupaten Kediri bersama Fatayat NU Kediri Berkah, LKNU dan Ansor Kabupaten Kediri menggelar bakti sosial (baksos) yang diawali di area Terminal Pare, Pasar Induk Pare dan berakhir di Masjid Agung Annur Pare, Sabtu (2/5/2020). Foto : Istimewa
Berdasarkan data dan informasi dihimpun, Ketua HAKLI Kabupaten Kediri Abu Naim mengatakan, di dalam HUT HAKLI ke 40 tahun kali ini, pihaknya ikut berpartisipasi untuk melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran corona virus disease (covid-19) di wilayah Kabupaten Kediri.
“Kenapa kita pilih di Pare, karena Pare adalah zona merah dengan harapan aksi kita ini bisa menyadarkan masyarakat tentang penyebaran covid-19,” katanya.
Aksi baksos ini, pihaknya memberikan bantuan kepada masyarakat dalam bentuk, penyuluhan, pembagian leaflet, handsanitizer, masker dan lain-lain dengan harapan masyarakat menyadari penyebaran, sehingga covid-19 bisa dihentikan atau minimal berkurang.
Seperti disampaikan Abu Naim, terlaksananya kegiatan baksos ini merupakan hasil pengalangan di seluruh anggota HAKLI Kabupaten Kediri berjumlah sekitar 80 orang lebih dari puskesmas sama rumah sakit dan mengajak LKNU, Ansor serta Fatayat untuk berpartisipasi pencegahan covid-19 ini.
Abu Naim menghimbau, masyarakat agar tingkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan pribadi maupun kebersihan lingkungan juga selalu memakai masker ketika keluar rumah.
“Membiasakan cuci tangan itu, setiap kali ada kesempatan setelah kita melakukan aktivitas, harapannya bisa mengurangi, minimal mengurangi penyebaran covid, harapan totalnya bisa berhenti dengan cepat wabah pandemi covid ini bisa selesai di wilayah kita,” pungkas Abu Naim.
Ketua Fatayat NU Kediri Berkah, Hj. Roaitu Nafif Laha menambahkan, ini sebenarnya rangkaian partisipasi kita untuk hari kesehatan dan lingkungan tetapi sebenarnya Fatayat Berkah punya program sama yaitu peduli covid-19 on the road yang telah berjalan sejak April kemarin berupa pembagian handsanitizer, kotak cuci tangan, sembako.
Hj. Roaitu Nafif Laha menuturkan, pelaksanaan program yang ada tersebut melibatkan 18 PAC meliputi Kandangan, Kepung, Badas, Puncu, Pare, Wates, Gurah, Kayen Kidul, Pagu, Kunjang, Gampengrejo, Tarokan, Grogol, Banyakan, Mojo, Kandat, Ringinrejo, Papar. (A Rudy Hertanto)
