Masa kampanye Pilkada Kabupaten Kediri 2024, Calon Bupati (Cabup) Kediri nomor urut dua (2), petahana Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) berdialog bersama warga Desa Sidomulyo dan sekitarnya di wilayah Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Selasa (1/10/2024). Foto : A Rudy Hertanto
Diantaranya yakni kelompok tani (poktan), UMKM, kader-kader desa dan dusun, “Menyampaikan beberapa program, jadi memang saya setiap turun lebih suka berdialog ya. Karena dari dialog itulah akan muncul program-program yang akan datang dan kita menyusun program berdasarkan kebutuhan masalah yang ada di masyarakat,” ungkap Mas Dhito seusai acara.
“Kayak hari ini banyak kader, kader-kader posyandu, kader-kader di desa itu kan sebenarnya kerjanya luar biasa. Tapi insentifnya masih 50 ribu dan potong pajak 3 ribu dapat 47 ribu, nah hal-hal seperti itu yang kita pikirkan, kesejahteraan mereka,” sambungnya.
Menindaklanjuti hal tersebut Mas Dhito menjelaskan, “Kader kan hari ini masih 50 ribu potong pajak 3 ribu dapatnya 47 ribu. Saya katakan kita naikkan ke 100 ribu, kalau naik ke 100 ribu tanpa potong pajak dan kita bantu kita berikan BPJS.”
“Kalau kita naikkan ke 150 ribu potong pajak dan BPJSnya kita potong dari situ, jadi memang simulasi anggaran yang akan kita lakukan setelah ini,” urainya.
Mendengar aspirasinya diterima Mas Dhito, Yayuk, kader posyandu asal Desa Semen, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri bersama rekan-rekannya merasa senang, ia berharap kenaikan insentif dapat segera terealisasi. (A Rudy Hertanto)
