Search

Jangan Panik Elpiji Tabung 3 Kg Normal Kembali (adv)

Jangan Panik Elpiji Tabung 3 Kg Normal Kembali (adv)

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, Yetty Sisworini (paling kanan) saat melakukan sidak elpiji. (Foto: Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri)

Menindak lanjuti perkembangan situasi terkait ketersediaan elpiji khususnya tabung 3 kg, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri langsung melakukan inspeksi mendadak alias sidak ke agen, pangkalan dan pengecer di 3 kecamatan di Kota Kediri, demikian dikabarkan Rabu (29/8/2018).

Berdasarkan hasil sidak Disperdagin Kota Kediri tersebut dapat disampaikan sebagai berikut, bahwa pada bulan Agustus merupakan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia yang banyak sekali perayaan baik di instansi pemerintah dan di kelurahan sampai di lingkungan rukun tetangga.

Selain itu, juga bersamaan dengan Hari Raya Idul Adha dan bulan besar Jawa yang dipercaya merupakan bulan baik untuk melaksanakan hajatan baik pernikahan, khitanan, pindah rumah dan sebagainya.

Dari situasi dan keadaan keseluruhan tersebut memberikan dampak terhadap jumlah kebutuhan konsumsi elpiji khususnya tabung 3 kg baik secara langsung maupun tidak langsung.

Untuk alokasi penjualan elpiji tetap seperti hari biasa tidak ada pengurangan dan harga elpiji di tingkat agen dan pangkalan harga dapat dipastikan tidak lebih dari sekitar 16 ribu rupiah per tabung.

Memang di akui Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) mengalami sedikit permasalahan karena di tanggal merah mengajukan kuota 100 persen tidak direalisasi oleh Pertamina, akibatnya tanggal 17 kosong tidak ada penjualan dan di tanggal 22 puncaknya hanya menjual 50% dari kuota biasa.

Otomatis dengan peningkatan konsumen gas elpiji tidak diimbangi dengan pendistribusian yang benar maka terdapat kelangkaan di sebagian pengecer. Langkah Pertamina tanggal 24 dan 25 menambah kuota 100% diluar kuota harian biasa dan tanggal 26 hingga 30 Agustus juga ada penambahan kuota elpiji.

Dengan demikian, langkah tersebut diharapkan dapat menanggulangi kelangkaan yang terjadi di sebagian pengecer dan akan berangsur normal kembali sampai akhir Agustus 2018. (Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri) (Advertorial) (A Rudy Hertanto)

INDEX