KPU Kota Kediri melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024, Minggu (26/5/2024). Foto : A Rudy Hertanto
Ketua KPU Kota Kediri, Pusporini Endah Palupi mengatakan, “Hari ini kita melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah untuk PPS dari 46 kelurahan di masing-masing Kelurahan ada 3 ya jadi 138 PPS yang kita lantik untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Walikota dan Wakil Walikota Kediri tahun 2024.”
“Kemudian dari komposisi jumlah 138 personil yang kita lantik dan kita ambil sumpah ada 84 personil PPS yang di pemilu 2024 kemarin, kemudian yang baru sama sekali ada 54 personel terdiri dari 27 laki-laki dan 27 perempuan, jadi ada 39% untuk yang baru dari pemilu 2024,” lanjutnya.
Tugas PPS, Pusporini menyebutkan, “Pemungutan atau pilkada di kelurahan masing-masing ya, jadi mulai dari nanti sebentar lagi dia akan merekrut Pantarlih, kemudian nanti di bulan Oktober dia akan merekrut KPPS kemudian dia juga melaksanakan tugas baik dari KPU,” ujarnya, baik KPU RI, KPU Provinsi maupun KPU Kota atau Kabupaten yang di break down melalui PPK.
Pusporini juga menjelaskan adanya potensi perubahan jumlah TPS atau dimuktahirkan, “Kita update lagi karena ada restrukturisasi TPS yang semula di beberapa waktu yang lalu kita menyampaikan 456 TPS, ini mungkin hanya 370 karena kita sudah mulai melibatkan adhoc untuk pemetaannya,” urainya.
“Jumlah pemilih per TPS yaitu sekitar 600, kalau turun yaitu 25% dari 600 atau kalau naik yaitu 25% dari 600, jadi naik turunnya 25%,” imbuhnya. (A Rudy Hertanto)
