Mas Bupati (Mas Bup) Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito). Foto : Dokumentasi
DPD NasDem Kabupaten Kediri menggelar Refleksi 1 Tahun kepemimpinan Mas Bupati (Mas Bup) Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) dan Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa (Mbak Dewi) di Markhas Kuliner Simpang 5 Kediri, Sabtu (26/2/2022) siang.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono kepada para jurnalis mengungkapkan, waktu setahun ini memang tak bisa penuh menilai, namun pihaknya bisa memberikan catatan atas kepemimpinan dan penataan dilakukan Mas Dhito “Ditoto Mas Dhito” yang kerap blusukan ke masyarakat dengan jargon “Kediri Menang”.
Lutfi menegaskan catatan pertama, NasDem sangat mengapresiasi selama setahun ini Mas Dhito telah melakukan perubahan di Kabupaten Kediri, pernyataan Mas Dhito ketika pertama dilantik sebagai Bupati Kediri yakni bukan untuk dilayani tapi untuk melayani, seiring berjalannya waktu secara nyata terbukti dengan terus berusaha melayani masyarakat sampai paripurna.
Kedua, hadirnya program Ngopi (Ngobrol Persoalan dan Solusi) bareng Mas Dhito di pendopo menjadi fenomena menarik, sebab Mas Dhito mau mendengarkan suara rakyatnya, Mas Dhito sangat responsif dan aspiratif.
Ketiga, adanya aplikasi Halo Mas Bup membuka akses sekaligus ruang bagi masyarakat Kabupaten Kediri menyampaikan keluhan dan uneg-unegnya kepada Bupati Kediri tanpa harus ketemu, yang berdampak terhadap kinerja pemerintah daerah sampai tingkat desa hingga muncul budaya responsif, aduan yang masuk langsung direspon dalam waktu tertentu, tanpa lama-lama dan berlarut-larut.
Menurut Lutfi, kondisi tersebut merupakan langkah-langkah perubahan di Kabupaten Kediri yang lebih baik, Mas Dhito bisa menghadirkan negara di tengah masyarakat, tak jarang Mas Dhito juga mendatangi warganya di sejumlah wilayah yang mengalami banjir atau pun jembatan runtuh, mendengarkan keluh kesah masyarakat sekaligus merumuskan solusi penangganan cepat dan tepat.
Keempat, Mas Dhito juga dikenal dekat dengan kalangan media, keterbukaan kepada Pers tersebut tentunya memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan informasi perkembangan yang terjadi di Kabupaten Kediri.
Lutfi juga merasa bangga, Mas Dhito begitu peduli dan perhatian dengan olahraga di Kabupaten Kediri, salah satunya Persedikab. Mas Dhito telah mengganti bus Persedikab lama ke baru yang lebih keren dan bermanfaat bagi pemain.
Memberikan semangat dan menonton pertandingan langsung di stadion dan ketika ada hal yang perlu dibantu tidak pernah segan membantu, seperti mengangkat genset untuk menguras air yang menggenangi lapangan stadion.
Dibidang seni dan budaya, beberapa hari lalu Mas Dhito telah mengukuhkan Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK4), ini satu harapan bertahun-tahun dan akhirnya terwujud ditangan Mas Dhito sebelum setahun kepemimpinannya, serta memfasilitasi pagelaran budaya di pendopo meskipun dilakukan secara virtual karena masih masa pandemi covid-19.
Keinginan nguri-nguri budaya luar biasa, budaya Kediri yang Adiluhung bisa benar-benar di realisasikan agar terus berkembang, budaya dan seni Kediri bisa memberikan warna bagi negara.
Kelima, Mas Dhito mendekatkan program-program pelayanan ke masyarakat yaitu terkait layanan urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil dengan meluncurkan program Sahaja, dimana dari tingkat kabupaten didekatkan ke kecamatan, ini terobosan yang begitu cepat.
Keenam, Mas Dhito juga merealisasikan janji politik sesuai visi dan misi diantaranya, mobil siaga, insentif (bisyaroh) guru ngaji, desa tani organik, KONI dan lainnya yang hingga saat ini sedang berproses.
Menyambut tahun kedua kepemimpinan Mas Dhito dan Mbak Dewi, Lutfi memberikan saran dan masukan agar Mas Dhito terus melakukan reformasi birokrasi, menata dan melakukan penguatan satuan kerja (satker) sehingga bisa melayani dan familier dengan masyarakat.
Budaya birokrasi untuk melayani harus benar-benar menjadi prioritas seluruh satker, Mas Dhito bisa menjadi contoh, agresif melayani masyarakat, style ini bisa di contoh karakternya oleh kepala dinas.
Diharapkan program di masing-masing dinas ditentukan berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Lutfi yang juga Anggota DPRD Kabupaten Kediri ini memohon dengan kerendahan hati, agar Mas Dhito terus memberikan ruang dan peluang bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kabupaten Kediri melalui kompetisi yang positif untuk meningkatkan jenjang kariernya, karena Kabupaten Kediri kekurangan tenaga yang berkapasitas menduduki posisi strategis khususnya eselon dua.
Lutfi menambahkan, NasDem akan terus mendukung dan mengawal Mas Dhito untuk perkembangan Kabupaten Kediri yang lebih baik. (A Rudy Hertanto)
