Search

Harga Naik 3 Kali Lipat, Kepolisian Sidak Ketersediaan Garam

Harga Naik 3 Kali Lipat, Kepolisian Sidak Ketersediaan Garam

Kelangkaan garam di Kediri semakin memprihatinkan. Pasalnya, harga garam kian melambung tinggi hingga tiga kali lipat harga biasanya. Penyebab kelangkaan tersebut karena pabrik kesulitan mendapat bahan baku. (Foto: Duchang Prakasa)

Dari pantuan dilapangan, biasanya sejumlah industri rumahan pembuat garam mendapat stok bahan baku dari Madura dan Gresik. Namun, sejak bulan puasa kemarin bahan baku tersebut tidak pernah ada. Kabarnya, para petani garam kesulitan panen karena cuaca buruk.

Samsul, warga Desa Bulusan, Kabupaten Kediri mengaku, sudah sebulan lebih kesulitan mencari garam siap jual. Kali ini pihaknya baru mendapatkan barang dari Jawa Tengah. “Dari Madura sudah tidak kirim. Kita baru dapat kemarin dari Jawa Tengah, tapi harganya sudah mahal,” ungkapnya, saat menjual dagangannya, Selasa (25/7/2017).

Saat ini harga garam melambung tinggi mulai dari distributor. Akibatnya, harga dipasaran juga ikut meningkat. Menurut Samsul, ia mendapat garam dari Jawa Tengah seharga Rp 5.500 perkilogram. Kemudian baru ia jual ke pasar yang harganya bisa mencapai Rp 20.000 perkilogramnya. “Seminggu dua kali kita mendapat kiriman sebanyak 2,5 Ton, tapi sehari langsung habis. Disini akibat kelangkaan kenaikannya bisa mencapai tiga kali lipat,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Ridwan Sahara melakukan sidak di sejumlah pabrik garam rumahan di Kelurahan Dermo, Kota Kediri. Sidak dilakukan untuk melihat apakah ada penimbunan garam yang semakin langka tersebut. “Dari hasil sidak memang terbukti bahan bakunya tidak ada stok. Sehingga sejumlah pabrik mengaku kesulitan untuk membuat garam. Dan terbukti disini tidak ada penimbunan,” pungkasnya.(Duchang Prakasa)

INDEX