Search

Creative Economics & East Java Exotic Culture Exhibition – Kediri Handycraft, Food & Culture Festival

Creative Economics & East Java Exotic Culture Exhibition – Kediri Handycraft, Food & Culture Festival

Selasar lantai 1 sisi timur dan parkir VIP Kediri Town Square menjadi tempat gelaran event Ekonomi Kreatif dan Eksotika Budaya Jawa Timur – Bazar Kerajinan Kediri, Kuliner dan Kultur Festival, mulai 18-31 Maret 2019. (Foto : A Rudy Hertanto)

Melalui event ini, Kediri Town Square (Ketos) sebagai satu diantara mall milik Lippo Malls Indonesia turut memeriahkan Lippo Malls Indonesia (LMI) Anniversary serta untuk menyelaraskan konsep global LMI yakni “The Rise of Lost Indonesian Treasure” dengan mengangkat tema Ekonomi Kreatif dan Eksotika Budaya Jawa Timur.

Pada kemeriahan anniversary ini, pihak Ketos bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (UMTK) yang menaungi Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan menggelar pameran dan bazar kerajinan UKM.

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar membuka secara resmi gelar Creative Economics & East Java Exotic Culture Exhibition – Kediri Handycraft Food & Culture Festival, Senin (18/3/2019) siang.

Berbagai macam hiburan daerah dengan eksotika budaya Jawa Timur juga hadir diantaranya pameran UKM, pameran kuliner tradisional, pameran kerajinan dan seni budaya, pameran keragaman alat musik daerah. Beragam kompetisi dengan balutan budaya daerah tentunya akan menambah kemeriahan acara.

Ketos mengajak generasi millenial untuk turut serta berpartisipasi dalam beragam kompetisi menarik dengan unsur tradisional dan budaya. Kompetisi itu diantaranya, Lomba Dakon, Lomba Mewarnai Topeng, Lomba Fashion Busana Batik, Lomba Tari Tradisional dan Lomba Karya Vlog bertema budaya khas daerah. Juga akan ada pertunjukkan Tari Tradisional, Teater, Pare Sting Ensemble, Jemblung, Calung, Dongkrek, Reog dan Jaranan.

Aan Tri Ayuni, Marketing Communication Kediri Town Square menjelaskan, tema gelar Ekonomi Kreatif dan Eksotika Budaya Jawa Timur ini menyisipkan maksud untuk melestarikan budaya Jawa Timur. Menampilkan kesenian Khas Kediren yang meliputi budaya Khas Kediri, Blitar, Tulungagung dan Trenggalek yang mayoritas pengunjung Ketos dari daerah tersebut. Event ini diselenggarakan juga sebagai bentuk rasa terima kasih kami untuk pengunjung setia Kediri Town Square.

Melestarikan budaya daerah mulai dari musik tradisional, kuliner tradisional, kesenian panggung dan batik yang hampir tenggelam akan dimunculkan kembali agar generasi muda dapat menggaungkan budayanya hingga keturunannya nanti. Sebagai contoh, Ketos mengadakan Lomba Dakon yang merupakan permainan khas daerah. Ini mencerminkan ajakan agar kaum muda mengetahui dan tidak melupakan permainan khas daerah dan tidak melulu memilih game online. (A Rudy Hertanto)

INDEX