Senam pagi sehat Tiga Pilar Plus Kecamatan Gampengrejo bersama para santri Pondok Pesantren (Ponpes) di lingkungan Jampes di halaman Balai Desa Putih, Jumat (17/7/2020). Foto : Polsek Gampengrejo Polres Kediri
Tiga Pilar Plus Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri kembali bergerak bersama mengantisipasi penyebaran virus corona alias covid-19.
Kapolsek Gampengrejo AKP Saiful Alam, Camat Gampengrejo Sunar Utomo, Danramil Gampengrejo Kapten Bangun dan Kepala Puskesmas Gampeng dr Heri Hartono.
Memantau perkembangan situasi aktifitas Pondok Pesantren (Ponpes) di lingkungan Jampes Desa Putih dengan menggelar senam kesehatan yang diikuti sejumlah santri yang sekarang telah kembali ke pondok.
dr Heri Hartono mengungkapkan, dalam kesempatan ini pihaknya sekaligus mensosialisasikan protokol kesehatan langsung kepada para santri yang kini sekitar 80 persen telah kembali ke pondok.
“Kita hari Senin yang kemarin juga ke sini kita ke pengasuh ke pengurusnya kemudian sudah memberikan masukan kepada mereka, tapi kita tidak enak kalau tidak langsung kepada yang terkait santrinya sekalian,” katanya.
Dengan bersama memperhatikan protokol kesehatan, dr Heri berharap perkembangan yang terjadi berjalan baik-baik saja, Muspika juga memberikan bantuan masker kepada santri dan sebagian diserahkan ke pondok untuk kebutuhan mengganti masker.
“Tadi juga diterangkan sekarang di pondok sudah penempatan untuk kamar-kamarnya, kalau dulu mungkin bisa satu kamar lebih dari lima orang, sekarang tinggal dua orang satu kamar, menjaga jaraknya seperti itu,” urainya.
Sosialisasi yang disampaikan, “Pemakaian masker kemudian cuci tangan seperti itu yang sudah pakai air mengalir sudah disediakan di pondok sudah ada kemudian jaga jarak,” tutur dr Heri memaparkan kebersihan di pondok juga sudah oke.
Basori Kepala Desa Putih mengatakan, pihaknya mendukung apapun yang menjadi kebijakan pemerintahan terkait pencegahan dan penanganan covid-19, karena ini menyangkut keselamatan bersama.
“Kegiatan-kegiatan di desa kami itu sangat manfaat, sangat bagus sekali karena itu untuk yang saat ini kelihatannya corona kan masih tingkat tinggi,” ujarnya merespon kunjungan tiga pilar plus Kecamatan Gampengrejo.
Basori menjelaskan, seputar tindakan pencegahan diadakan sosialisasi termasuk penyemprotan, selalu ada piket biar lingkungan masyarakat bisa peduli terhadap situasi sekarang dengan adanya covid-19.
Dikatakan Basori, 80 persen santri Ponpes di lingkungan Jampes telah kembali, keseluruhan berjumlah sekitar 150 putra 100 putri, kedatangannya kita pantau, kita minta laporan hasil tes kesehatan dari rumahnya masing-masing dibawa ke tim covid desa.
Setibanya kembali di pondok, para santri juga menjalani isolasi mandiri di lingkungan pondok selama 14 hari. “Kita perlakukan sesuai dengan protokol kesehatan,” pungkas Basori. (A Rudy Hertanto)
