Search

Pemohon NIB RBA Membludak, Begini Syarat Penerima Bantuan Modal DBHCHT Kota Kediri 2023

Pemohon NIB RBA Membludak, Begini Syarat Penerima Bantuan Modal DBHCHT Kota Kediri 2023

Sejak diumumkan oleh Walikota Kediri, bantuan modal (banmod) usaha yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023 untuk para pelaku usaha akan segera dibuka, Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri diserbu ratusan pelaku usaha. Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri

Kedatangan para pelaku usaha itu untuk mengurus dan mendapatkan Nomor Induk Berusaha Risk Based Approach (NIB RBA) yang menjadi salah satu syarat pendaftaran banmod.

“Sejak minggu lalu peningkatan penerbitan NIB RBA di Kota Kediri luar biasa, setidaknya dalam sehari DPMPTSP dapat menerbitkan kurang lebih 200 NIB RBA. Jumlah ini belum termasuk yang mendaftar mandiri secara online,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Kediri, Edi Darmasto saat ditemui diruang kerjanya, Senin (6/2/2023).

Saking membludaknya, para pelaku usaha yang ingin mengurus NIB RBA harus mengambil nomor antrian terlebih dulu beberapa hari sebelumnya.

Edi mengungkapkan, adanya nomor antrian bertujuan agar pengurusan NIB RBA di DPMPTSP dapat lebih efisien, tertib dan pelaku usaha tidak perlu menunggu terlalu lama.

“Hingga hari ini, nomor antrian yang dikeluarkan telah mencakup pelayanan hingga minggu depan. Jadi jika akan mengambil nomor antrian harus siap menunggu tanggal pembuatan yang akan ditetapkan oleh petugas,” ungkapnya.

Menanggapi membludaknya pengurusan NIB RBA di kantor pelayanan DPMPTS ini, Edi menyarankan para pelaku usaha yang ingin mencari NIB RBA dapat melakukannya secara online dengan mengakses www.oss.go.id.

Melalui laman tersebut pemohon terlebih dahulu harus membuat akun, lalu login. Disana pemohon akan memperoleh formulir dan dapat mengikuti arahan sesuai sistem.

“Cara mendapatkan NIB RBA secara online sebenarnya sangat mudah, cepat dan dapat dilakukan dimana saja. Jika melek teknologi sedikit saja, pasti siapapun bisa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Edi mengatakan, berdasarkan data dari OSS RBA sejak tanggal 31 Januari hingga 5 Februari kemarin jumlah NIB RBA di Kota Kediri yang telah diterbitkan mencapai 2.785 NIB RBA.

Jumlah ini termasuk yang mendaftar mandiri secara online, dimana tercatat pada hari kerja Senin hingga Jum’at yaitu tanggal 31 Januari terdaftar 354 NIB RBA, tanggal 1 Februari terdaftar 517 NIB RBA, tanggal 2 Februari terdaftar 530 NIB RBA, tanggal 3 Februari terdaftar 742 NIB RBA sedangkan di akhir pekan terdaftar 642 NIB RBA.

“Jumlah NIB RBA yang terdaftar setiap harinya ini termasuk yang mendaftar mandiri secara online, di DPMPTSP sendiri setiap harinya dapat membantu menerbitkan 200 NIB RBA, sisanya mereka-mereka yang mendaftar mandiri secara online,” ujarnya.

“Melihat jumlah-jumlah ini, saya yakin banyak masyarakat Kota Kediri yang sudah melek teknologi dan mampu untuk mendaftar mandiri secara online,” imbuhnya.

Meski mendaftarkan NIB RBA secara mandiri jika pelaku usaha menemukan kendala saat proses pendaftaran DPMPTSP akan siap membantu melalui call center di 081231571567 ataupun media sosial instagram DPMPTSP Kota Kediri.

“Kita juga telah membagikan panduan untuk mendaftar mandiri di instagram DPMPTSP dan Pemkot Kediri. Masyarakat bisa melihat panduan tersebut, jika memang masih kesulitan silahkan kirimkan pesan di Instagram atau menghubungi kontak DPMPTSP Kota Kediri. Kita akan selalu siap membantu hingga tuntas,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Jumat (3/2/2023) kemarin, Disperdagin Kota Kediri menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Bantuan Modal DBHCHT Tahun 2023, guna memberikan gambaran kepada masyarakat terkait program bantuan modal DBHCHT, agar lebih matang dalam melakukan persiapan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kantor Kecamatan Mojoroto dan dihadiri 70 peserta yang terdiri dari unsur kelurahan, LPMK, PKK, Karang Taruna dan perwakilan Forum RT/RW.

Tanto Wijohari, Kepala Disperdagin Kota Kediri mengutarakan, program ini merupakan program Pemkot Kediri dalam rangka pemulihan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan penyelenggaraan program Bantuan Modal DBHCHT 2023 ialah untuk meringankan beban pelaku UMKM di Kota Kediri khususnya persoalan permodalan sehingga diharapkan masyarakat Kota Kediri semakin berdikari.

Rencananya, Disperdagin Kota Kediri akan membuka pendaftaran Bantuan Modal Usaha yang Bersumber dari DBHCHT pada pekan ketiga bulan Februari mendatang. Pihaknya telah menetapkan sasaran penerima yakni sebanyak 3.000 penerima.

Adapun sasaran yang berhak menerima bantuan modal antara lain: buruh pabrik rokok yang memiliki usaha, pekerja pabrik rokok yang memiliki usaha, wirausaha sektor perindustrian dan perdagangan.

“Syarat agar bisa mendaftar yaitu warga Kota Kediri, lokasi usaha juga di Kota Kediri, berusia 18-64 tahun, hanya satu penerima dalam satu KK/rumah, dan bukan merupakan penerima Bantuan Modal Usaha Tahun 2022,” terang Tanto.

Selanjutnya, masyarakat perlu menyiapkan beberapa dokumen pendaftaran, sebagai berikut: KTP, KK, foto berwarna 4×6, NIB, RAB, serta foto produk dan usaha.

Tanto menuturkan, supaya program ini tepat sasaran, pihaknya terlebih dahulu melakukan seleksi kepada calon penerima.

“Calon penerima akan kita seleksi dulu, baik seleksi administrasi maupun survey ke lapangan supaya tepat sasaran,” kata Tanto.

Pihaknya juga telah menetapkan kategori dan jenis usaha dalam bantuan modal, antara lain:

1) kategori usaha perindustrian, buruh, dan pekerja pabrik rokok: makanan, minuman, fashion, kerajinan/kriya, reparasi, penerbitan dan percetakan, obat maupun bahan kimia lainnya, dan industri pengolahan lainnya;

2) kategori wirausaha perdagangan, buruh, dan pekerja pabrik rokok: rumah makan, toko, toko online, PKL, laundry, salon/MUA, cuci mobil/motor, tambal ban, pedagang BBM eceran, serta usaha perdagangan lainnya.

“Kita juga mengatur penggunaan bantuan modal, yakni: untuk belanja bahan baku maksimal 15% dari total bantuan, belanja sarana prasarana minimal 75%, dan untuk kebutuhan lainnya maksimal 10% dengan catatan tidak membeli barang bekas,” jelasnya.

Sosialisasi tersebut telah diselenggarakan sejak Kamis (2/2/2023) di wilayah Kecamatan Kota, Jumat (3/2/2023) di Kecamatan Mojoroto, dan berakhir pada hari Senin (6/2/2023) di Kecamatan Pesantren.

Agar memiliki daya guna untuk pengembangan usaha masyarakat, Disperdagin Kota Kediri akan melakukan monitoring dalam pendistribusian bantuan modal DBHCHT 2023.

Tanto berharap semoga pelaku usaha di Kota Kediri semakin terbantu melalui program ini terutama akibat perekonomian yang sempat surut akibat pandemi. (Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri) (A Rudy Hertanto)

INDEX