Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) kembali menggelar job fair alias bursa kerja, bertempat di halaman balai kota, berlangsung selama dua hari (5-6 September 2018), dibuka mulai pukul 08.00-15.00 WIB, demikian dikabarkan Rabu (5/9/2018) pagi. (Foto: A Rudy Hertanto)
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar akrab disapa Mas Abu ketika membuka secara resmi job fair mengatakan, Kota Kediri termasuk wilayah yang berhasil menurunkan angka pengangguran hampir di kisaran 50 persen, jika kemarin angka pengangguran berada di posisi 8 persen, sekarang 4 persen.
Tentu pihaknya juga akan terus berupaya mengadakan job fair untuk mendekatkan para pencari kerja dengan para perusahaan khususnya di Kota Kediri.
Sementara itu, Kepala Dinkopnaker Kota Kediri, Kristianto menjelaskan, job fair ini merupakan agenda rutin tahunan, tujuannya untuk mengurangi angka pengangguran dan hasilnya signifikan di Kota Kediri.
Selain menyediakan penempatan bersifat formal (bekerja di perusahan dan pabrikan tertentu), job fair kali ini juga diadakan penempatan informal yang diharapkan menjadi usahawan baru.
“Melalui pelatihan-pelatihan yang kita selenggarakan secara gratis di 12 kejuruan sampai ratusan orang, ratusan orang kita biayai,” ungkap Kristianto. Inginnya apa, ingin sopir diarahkan ke lembaga pelatihan kerja yang mengemudi, ingin jahit diarahkan ke konveksi, ingin kuliner diarahkan ke kuliner.
Total peserta perusahaan penyedia lowongan kerja (loker) dalam job fair ini sekitar 62 perusahaan dengan total lowongan mencapai seribu lebih. (A Rudy Hertanto)
