Search

Pj Walikota Kediri Simbolis Salurkan BPNTD, Aslut dan Pembukaan Layanan Bestari serta Sapa Pilar Kesejahteraan Sosial

Pj Walikota Kediri Simbolis Salurkan BPNTD, Aslut dan Pembukaan Layanan Bestari serta Sapa Pilar Kesejahteraan Sosial

Pj. Walikota Kediri, Zanariah bersama pihak terkait menyalurkan secara simbolis Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD), Asistensi Lanjut Usia Terlantar (Aslut) serta Pembukaan Layanan Bestari (Beranda Disabilitas Kota Kediri) dan Sapa Pilar Kesejahteraan Sosial di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri berlokasi di Jalan Brigjen Pol. Imam Bachri Kota Kediri, Selasa (3/9/2024). Foto : A Rudy Hertanto

Zanariah dalam sambutannya mengungkapkan, Beranda Disabilitas Kota Kediri atau Bestari dihadirkan untuk memberikan layanan bagi teman-teman disabilitas.

“Saya terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyediaan fasilitas ini terutama kepada Kementerian Sosial melalui Sentra Kartini Temanggung yang telah memberikan bantuan nutrisi dan peralatan pendukung layanan Bestari,” ucapnya.

Zanariah mengatakan, diharapkan dengan adanya layanan Bestari, kualitas hidup teman-teman disabilitas dapat meningkat dan dapat lebih berdaya dan mandiri.

Lebih lanjut Zanariah menuturkan, penyaluran BPNTD dan Aslut yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) rencananya akan disalurkan secara serentak Jumat (6/9/2024) di kantor kelurahan yang ditetapkan.

Zanariah berpesan kepada para penerima manfaat program BPNTD dan Aslut agar dapat memanfaatkan dengan baik dan bijak untuk memenuhi kebutuhan primer dalam rumah tangga.

“Alhamdulillah dengan program ini masyarakat yang belum mendapat bantuan dari Kementerian Sosial bisa dicover juga dan menurut data Dinas Sosial penerima manfaaat program BPNTD sebanyak 2582 orang dan program Aslut sebanyak 488 orang,” terangnya.

Zanariah menambahkan, “Pada kesempatan ini saya senang dapat bertemu pilar-pilar kesejahteraan sosial Kota Kediri ada temen-temen Tagana, TRC, TKSK dan pendamping PKH Alhamdulilah kalau denger suaranya kenceng tegas semoga juga semangatnya ya untuk selalu berbagi tenaga pikiran untuk membantu temen-temen yang kurang lebih membutuhkan kita.”

“Karena kami pemkot tidak sanggup juga untuk mengerjakannya sendiri dan kehadiran teman-teman merupakan contoh nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat, mari kita terus menginspirasi dan menjaga semangat dalam menjalankan tugas mulia ini, mari kita wujudkan Kota Kediri yang lebih inklusif dan penuh kasih sayang,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Paulus Luhur Budi Prasetya menjelaskan layanan Bestari, “Sekarang melalui Dinas Sosial kita punya layanan untuk temen-temen yang menderita cerebral palsy kemudian down sindrome kemudian juga speech delay ya itu nanti bisa kita layani jadi kita dengan gratis bahkan nanti kita ada layanan antar jemput.”

Untuk besaran BPNTD tahun 2024 dan Aslut yakni Rp. 200 ribu per bulan per penerima yang diterimakan selama 12 bulan, total Rp. 2,4 juta per penerima, “Jadi kita terimakan sekaligus dua belas bulan,” urainya.

“Baik bantuan non tunai daerah kemudian bantuan-bantuan Asistensi Lanjut Usia ini bisa dimanfaatkan sebaik-baik mungkin untuk membantu perekonomian warga masyarakat Kota Kediri yang tergolong masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial,” harap Paulus, terutama sebaik-baiknya untuk kehidupan atau biaya hidup. (Adv) (A Rudy Hertanto)

INDEX