Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri memberikan bimbingan fisik, mental, spiritual dan sosial bagi warga yang tinggal di Barak Semampir di wilayah Kecamatan Kota, Kota Kediri, Selasa (12/4/2022). Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri.
Plt. Kepala Dinsos Kota Kediri, Ferry Djatmiko mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan rehabilitasi sosial. “Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari pelayanan rehabilitasi sosial yang bertujuan untuk mendorong semangat dari warga yang tinggal di Barak Semampir menuju keberdayaan, kemandirian dan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dalam kegiatan bimbingan fisik, mental spiritual dan sosial ini, Dinsos mendaulat Imron Muzaki, seorang psikolog dan salah satu akademisi perguruan tinggi di Kota Kediri, untuk memberikan bimbingan kepada warga barak.
Dijelaskan oleh Ferry, bahwa selama ini Barak Semampir tidak hanya difungsikan sebagai tempat penampungan saja, melainkan juga sebagai tempat rehabilitasi dan pembinaan kepada warga yang tinggal di dalamnya.
“Warga yang tinggal di barak ini sifatnya hanya sementara, artinya kami sangat berharap selama mereka tinggal disini, warga dapat berkarya dan hidup bermasyarakat sewajarnya. Namun juga tetap berupaya memperjuangkan masa depan diri, keluarga serta anak cucunya yang lebih baik,” terangnya.
Ferry menyebutkan, pihaknya menargetkan kemandirian dari warga Barak Semampir dapat terbentuk, sehingga mereka secara berdikari dapat memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya. “Kami juga arahkan mereka untuk memiliki pekerjaan, rumah tinggal sendiri dan penghidupan yang sejahtera. Sebab tidak mungkin mereka akan tetap disini dan bergantung dengan apa yang sudah tersedia di barak,” urainya.
Disamping itu, Dinsos Kota Kediri terus berupaya memberikan stimulus kepada warga penghuni barak, mulai dari akses bantuan-bantuan, hingga sejumlah pelatihan ketrampilan yang diberikan guna memupuk kemandirian.
Hingga saat ini, sedikitnya ada sekitar 90 jiwa yang menghuni Barak Semampir. Tidak hanya orang dewasa melainkan juga anak-anak dari berbagai latar belakang. Mulai dari disabilitas terlantar, anak-anak jalanan, gelandangan hingga pengemis. (Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri) (*)
