Search

Infrastruktur Prodamas Plus 2021 Kota Kediri Cair, 1478 RT Wajib Bangun Resapan Air atau Biopori

Infrastruktur Prodamas Plus 2021 Kota Kediri Cair, 1478 RT Wajib Bangun Resapan Air atau Biopori

Kepala Bagian Pemerintahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Paulus Luhur Budi Prasetya mengungkapkan, saat ini anggaran Prodamas Plus tahun 2021 bidang infrastruktur sudah bisa dicairkan, Senin (2/8/2021). Foto : A Rudy Hertanto

“Karena beberapa Pokmas (kelompok masyarakat) selaku pelaksana, sudah menyelesaikan verifikasi RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan gambar teknis, maka secara aturan sudah boleh melakukan penyerapan, bagi yang belum menyelesaikan masih ditunggu,” katanya.

“Pantauan kami sudah hampir 80 persen, dari keseluruhan Pokmas yang ada sudah menyelesaikan RAB dan gambar teknis yang dibantu oleh para pendamping yang kemarin sudah di rekrut, maka pemkot memutuskan untuk diadakan pencairan bagi yang sudah menyelesaikan itu,” lanjutnya.

Paulus menjelaskan, di dalam Peraturan Walikota No 23 tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Prodamas Plus tahun 2021, baik itu bidang infrastrukutur maupun bidang lainnya, ada hal bersifat wajib dan partisipatif.

Kewajiban untuk bidang infrastruktur pada Prodamas Plus tahun 2021 yaitu pembangunan tiga resapan air, apabila tidak memungkinkan karena keterbatasan lahan, bisa memilih membangun sepuluh biopori dalam satu lingkungan RT (Rukun Tetangga).

Sedangkan yang bersifat partisipastif diantaranya seperti, pembangunan saluran air, pavingisasi, pengerasan jalan (rabat), rehab fasilitas umum, sosial dan lainnya.

Tujuan utama pembangunan resapan air atau biopori di 1478 lingkungan RT, guna memperbaiki kondisi air bawah tanah di Kota Kediri, “Sebagaimana kajian yang dibuat dinas teknis, kondisi air bawah tanah di Kota Kediri mengalami beberapa penurunan,” jelas Paulus.

“Perlu ada gerakan bersama seluruh masyarakat Kota Kediri dalam rangka membangun ini, untuk kembali mengisi, mengembalikan air bawah tanah kita,” sambungnya, dimana juga bisa difungsikan untuk pengendalian atau mencegah genangan air maupun mengatasi banjir.

“Karena adanya pengambilan air bawah tanah dan perkembangan Kota Kediri yang semakin padat, semakin banyak industri, semakin banyak perumahan, yang mana kondisi permukaan tanah sudah banyak yang disemenisasi, sehingga air yang menuju ke bawah semakin berkurang,” urainya.

Selain itu Paulus berharap, dengan pelaksanaan Prodamas Plus tahun 2021 bidang infrastruktur ini, bisa turut mendukung langkah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pokmas bisa mengajak masyarakat sekitarnya yang terdampak pandemi covid-19, salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja.

“Karena masih di masa pandemi covid-19, maka pelaksanaan Prodamas Plus Tahun Anggaran 2021, tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, mencegah penyebaran virus corona,” pungkas Paulus. (A Rudy Hertanto)

INDEX