Search

Polres Kediri Kota Ikuti Pengarahan Wakapolri Dari Polda Jatim, Kedisiplinan Protokol Kesehatan Masyarakat Kota Kediri Capai 85 Persen

Polres Kediri Kota Ikuti Pengarahan Wakapolri Dari Polda Jatim, Kedisiplinan Protokol Kesehatan Masyarakat Kota Kediri Capai 85 Persen

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana beserta unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kota Kediri mengikuti arahan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono secara virtual di Kampung Tangguh Semeru Rusunawa (rumah susun sewa) atau lebih dikenal Apartemen Rakyat (ARA) di Kelurahan Dandangan Kecamatan Kota Kediri, Kamis (3/9/2020). Foto : A Rudy Hertanto

Dalam kesempatan itu, Komjen Gatot Eddy Pramono yang juga selaku Wakil Ketua Pelaksana II Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN) tengah melakukan kunjungan kerja di Polda Jatim sekaligus memantau perkembangan terbaru dalam rangka penanganan covid-19 serta penerapan Inpres nomor 6 tahun 2020.

Usai pengarahan Wakapolri, menanggapi kondisi teranyar Kota Kediri terhadap situasi pandemi covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr Fauzan Adima menerangkan, sejauh ini perkembangannya relatif landai, status Kota Kediri sekarang di zona kuning.

“Kalau dari survei awal itu, kita lakukan survei kerjasama dengan IIK Bhakti Wiyata itu tingkat kedisiplinan masyarakat menggunakan masker itu masih 76 persen lah,” jelasnya.

“Tapi akhir-akhir ini dengan adanya Perwali yang sudah sosialisasi kayaknya sudah meningkat ke angka 85 persen, cukup efektif,” sambung dr Fauzan terkait kedisiplinan masyarakat akan penerapan protokol kesehatan.

AKBP Miko Indrayana mengatakan, ini yang kita harapkan artinya adalah masyarakat mau untuk menggunakan masker, masyarakat mau untuk mematuhi protokol kesehatan yang ada.

“Karena ini semua tentunya adalah untuk kepentingan warga masyarakat kami tentunya dari POLRI maupun TNI akan membantu pelaksanaan kegiatan dari Pemeintah Kota Kediri untuk membatasi penyebaran daripada covid-19 ini,” katanya.

“Tentunya sambil menunggu nanti pelaksanaan kegiatan vaksin yang tadi disampaikan mungkin sekitar tahun awal 2021 mulai dilaksanakan,” imbuh AKBP Miko. (A Rudy Hertanto)

INDEX