Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri menggelar acara “Ngopi sareng Jahe” alias Ngobrol Inspiratif santai bareng Jaksa Hebat bersama para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Kediri, Rabu (26/2/2020) malam. Foto : A Rudy Hertanto
Pertemuan berlangsung di Gedung Kejari Kota Kediri di jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Kediri tersebut dihadiri Ketua PCNU Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Jalil atau biasa disapa Gus Ab, sejumlah asosiasi pengusaha, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kota Kediri.
Kepala Kejari Kota Kediri Martini didampingi Kasi Intelijen Zalmianto Agung Saputra mengungkapkan, “Ngopi sareng Jahe” ini merupakan program inovasi bidang intelijen dimana langkah awalnya bersinergi dengan Kadin, nantinya juga akan berlanjut dengan organisasi lainnya, intinya yakni untuk memberikan pemahaman hukum.
Karena konsepnya selama ini, kesan daripada Kejaksaan itu sebagai lembaga penuntutan saja, padahal ada fungsi-fungsi lain disitu, seperti pengamanan investasi, peredaran barang cetakan, pengawasan orang asing, pengawasan pengobatan tradisional dan sebagainya ada kewenangan Kejaksaan disitu.
Zalmianto menjelaskan, terkait pertemuan bersama Kadin, disisi hukum pihaknya ingin melihat permasalahan, problematika apa yang dihadapi oleh teman-teman Kadin, guna mewujudkan iklim dunia usaha yang lebih baik. “Kita mencari formulasi permasalahan apa yang dihadapi pengusaha,” katanya.
Ketua Kadin Kota Kediri H.M Solihin mengatakan, sangat mengapresiasi acara “Ngopi sareng Jahe”, ide ini sebenarnya timbul bukan dari Kadin tapi inspirasi dari Kejaksaan, bagaimana Kejaksaan bisa bersahabat dengan pengusaha.
“Acara seperti ini memang ini baru dilakukan, jadi kerjasama Kadin khususnya di Kadin Kota Kediri, selama Kadin berdiri sampai sekarang, baru kali ini dilakukan kegiatan seperti ini,” tuturnya.
Menurut Solihin, kegiatan ini akan dilakukan dalam rangka untuk memberikan pendidikan pada masyarakat terutama para pengusaha, supaya mereka tepat dalam melaksanakan kegiatannya tidak salah, karena umumnya di lapangan orang jujur tapi kalau administrasinya nggak jujur nggak bagus juga tetap salah.
“Dengan adanya keberadaan daripada Kejaksaan ini, paling tidak akan bisa membina daripada para pengusaha yang ada di Kota Kediri, supaya mereka dengan kejujurannya mereka bisa membangun bersama-sama dan selamat dunia dan ahkirat,” pungkasnya. (A Rudy Hertanto)
