Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar terus mendukung upaya menggali inovasi dalam memunculkan generasi bangsa yang berguna. Di Kota Tahu ini, walikota terus mencoba mewujudkan hal itu melalui Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Rabu (5/4/2017). (Foto:dun).
Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengatakan kreativitas anak dapat diasah dan dikembangkan melalui festival. “Di acara ini saya rasakan aura kreativitas yang sangat luar biasa. Saya harapkan melalui FLS2N ini akan meningkatkan kompetensi ketrampilan anak. Sehingga nantinya di Kota Kediri juga semakin banyak bermunculan industri kreatif,” ujarnya.
Menurutnya, seperti lomba film pendek, pembuatan video game hingga fashion di Kota Kediri selalu dibanjiri peminat. Bahkan beberapa waktu lalu Kota Kediri menjadi spot Global Game Jam dimana selama 48 jam peserta membuat game secara serentak di 95 negara dan 13 kota di Indonesia. “Ini membuktikan bahwa industri kreatif sangat diminati di Kota Kediri,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, FLS2N tahun ini diikuti oleh 99 siswa pada tingkat SD dan 187 siswa pada tingkat SMP. Pada tingkat SD melombakan 9 cabang yaitu seni tari, baca puisi, melukis, pantomim, menyanyi solo, bercerita, pidato, dan membatik. Sedangkan pada tingkat SMP melombakan 5 cabang yaitu, gitar solo, menyanyi solo, cipta dan baca puisi, tari tradisional, serta musik tradisional. (dun)
