Search

Jaring Asmara Perdana Mbak Ido, Apa Kabar Prodamas Kota Kediri

Jaring Asmara Perdana Mbak Ido, Apa Kabar Prodamas Kota Kediri

Abdul Hakim Bafaqih (kanan) Anggota DPR RI Komisi X dari PAN dapil 8 Jatim (Madiun, Nganjuk, Jombang dan Mojokerto) tampak hadir mendampingi reses pertama Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus (kiri). Foto : A Rudy Hertanto

Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus (akrab disapa Mbak Ido) dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menemui konstituennya melalui Jaring Aspirasi Masyarakat (Jaring Asmara) di Balai Kelurahan Manisrenggo Kecamatan Kota, Kota Kediri, Jumat (27/12/2019) malam.

Pada kesempatan reses pertama di masa jabatan keduanya ini Mbak Ido menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat.

Atas kepercayaan suara yang telah diberikan ketika pemilu kemarin, walaupun sulitnya luar biasa namun perolehan suara meningkat.

“Itu berarti artinya beban tanggung jawab saya kepada masyarakat di Kota Kediri ini jauh lebih besar dan lebih banyak dari yang kemarin,” kata Mbak Ido dihadapan sekitar 300 orang yang hadir.

Mbak Ido mengatakan, mudah-mudahan di masa-masa yang akan datang siapa pun yang nanti akan maju cintai lah PAN, karena PAN itu tidak pernah ingkar janji.

“Buktinya setiap kali kita ada reses, pasti kita turun mengcover semua apa yang kira-kira panjenengan ada masalah, apapun juga kita bisa selesaikan dengan baik dan benar,” urainya.

Membahas program kerja, pencapaian Kota Kediri sekarang ini tentunya tak lepas dari partisipasi berbagai pihak di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) yang digalakkan Wali Kota Kediri Abdulllah Abu Bakar.

Khususnya dinamika yang terjadi di lingkungan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). “Sekarang ini yang punya program luar biasa itu tetap Prodamas,” ujarnya.

Seperti dikatakan Mbak Ido, sukses Prodamas itu membuat Kota Kediri sebagai rujukan, sebab tak sedikit perbincangan yang menanyakan bagaimana Prodamas sebesar Rp. 50 juta yang nanti di tahun 2020 menjadi Rp. 100 juta per rt per tahun itu bisa berjalan di Kota Kediri

Mengenai peran aktif warga dalam pelaksanaan Prodamas, Mbak Ido mempersilahkan menyampaikannya melalui rembug, “Silahkan panjenengan itu misalkan mau menghendaki apa di Prodamas berupa apa yang kira-kira bagus dan bermanfaat untuk lingkungan panjenengan silahkan itu di rembug,” katanya.

“Karena rembug warga itu lah yang menjadikan rekomendasi untuk jadinya program, jadi jangan hanya kuasa pak rt kuasa pak rw terus warganya ya wes nurut aja lah walaupun itu tidak sesuai, bukan demikian,” tutur Mbak Ido lebih lanjut.

Selain itu Mbak Ido juga mengungkapkan, sekarang ini program kerja di Kota Kediri sedang menjadi perhatian nasional, sebagai contohnya yakni di bidang kesehatan dimana semua sudah tercover asalkan mau di tempatkan di kelas tiga.

Kemudian layanan Home Care yaitu kunjungan pelayanan kesehatan ke rumah bagi pasien yang tidak mampu dengan penanganan medis di tempat atau di bawa ke rumah sakit.

Maksud dari Jaring Asmara ini agar apa yang menjadi persoalan warga bisa diketahui wakil masyarakat (DPRD) dan ditindak lanjuti kepada dinas terkait di Pemerintah Kota Kediri. (A Rudy Hertanto)

INDEX