Bulog Sub Divre Kediri sudah mulai melakukan pembelian gabah dan beras milik petani. Pembelian tersebut dalam tahun 2017 ini ditargetkan dapat mencapai serapan hingga 88 Ribu Ton.(foto:dun)
Kepala Bulog Divre Kediri, Rachmad Syahjoni mengatakan pembelian ini akan terus dilakukan pada musim panen raya. “Tahun 2017 ini kami menargetkan serapan hingga 88 ribu Ton. Pada musim panen raya ini kami berupaya mampu menyerap 50 ribu Ton dari wilayah Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk,” ujarnya, Kamis (16/3).
Berdasar Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015 disebutkan harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani dengan kadar air maksimal 25 persen dan hampa kotoran maksimal 10 persen dihargai sebesar Rp 3.700 per kilogram dan di penggilingan padi Rp 3.750 per kilogram.
“Tentunya selain untuk mencapai target, paling tidak ketika bulog langsung turun ke petani, harga gabahnya bisa terangkat. Karena kita membeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP),” tutur Rachmad Syahjoni saat membeli gabah di Poktan Manunggal Jaya, Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.(dun)
