Bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Saifullah Yusuf (akrab disapa Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti) bertemu dengan ulama se Jatim, Selasa (6/2/2018). (Foto : A Rudy Hertanto)
Pertemuan silaturahim masyayikh dan pengasuh pesantren se Jatim, menjaga marwah kyai dan menjamin amanah umat untuk kebajikan Jawa Timur tersebut berlangsung di aula Al-Muktamar, Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri.
Dalam kesempatan itu, berkaitan dengan perhelatan Pilkada tahun 2018, sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2019-2024, Gus Ipul & Mbak Puti berikrar dan berkomitmen dengan sepenuh hati untuk senantiasa,
1. Setia kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan menjaga, mempertahankan, akidah Islam ahli sunnah wal jama’ah.
2. Selalu meminta saran dan pendapat para kyai dan ibu nyai dalam pengambilan keputusan strategis terkait dengan kemaslahatan umat.
3. Memperkuat pendidikan agama dan menjamin kelestarian tradisi pendidikan di lingkungan pondok pesantren.
4. Mendorong hadirnya layanan kesehatan yang berkualitas di lingkungan pondok pesantren untuk melayani masyarakat luas.
5. Memajukan ekonomi santri melalui pelatihan, pendampingan dan memperluas pendidikan ketrampilan serta memfasilitasi berdirinya badan usaha di lingkungan pondok pesantren hingga pesantren nanti semakin mandiri.
“Demikian ikrar ini kami buat dengan sesungguhnya dan penuh dengan kesadaran untuk dilaksanakan dengan itikad yang baik,” kata Gus Ipul. Ikrar ini ditanda tangani Gus Ipul & Mbak Puti tertanggal 6 Februari 2018.
Seperti disampaikan Gus Ipul, bahwa ikrar ini meneruskan apa yang sudah dilakukan selama ini dan untuk penguatan lingkungan pondok pesantren.
“Jumlah pondok pesantren kan besar di Jawa Timur, kalau pesantren ikut terlibat di dalam pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan maupun juga bidang ekonomi akan sangat bagus sekali,” urai Gus Ipul. (A Rudy Hertanto)
