Search

4657 Buruh Rokok Warga Kota Kediri Terima Bantuan Langsung Tunai

4657 Buruh Rokok Warga Kota Kediri Terima Bantuan Langsung Tunai

Pj Walikota Kediri, Zanariah meninjau dan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi buruh rokok warga Kota Kediri di Aula Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Kamis (12/9/2024). Foto : A Rudy Hertanto

Pada kesempatan itu, Zanariah juga berbincang dengan sejumlah penerima BLT sekaligus berpesan, agar bantuan digunakan dengan baik, belanjakan untuk hal yang bermanfaat, misalnya membeli makanan bergizi atau makanan sehat dan lainnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri, Paulus Luhur Budi Prasetya mengungkapkan, “Hari ini Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Sosial, kita menyalurkan lagi Dana DBHCHT khususnya untuk buruh pabrik rokok yang warga Kota Kediri yang menjadi buruh pabrik rokok terhadap beberapa perusahaan rokok yang ada di Kota Kediri.”

“Jumlah penerima warga Kota Kediri menjadi buruh rokok ini jumlahnya 4657 kemudian penerimaannya kita pusatkan di Balai Kelurahan Semampir ini selama 3 hari mulai dari kemarin tanggal 11,12,13 dan dimasing-masing hari itu kita serahkan kurang lebih 1300 orang supaya tidak bertumpuk-tumpuk jadi supaya tidak berjubel,” sambungnya.

Paulus menjelaskan, masing-masing buruh rokok menerima BLT sebesar 1 juta rupiah, dalam setahun dapat 1 kali, dimana dalam pemberian besaran ini pihaknya juga berkoordinasi antar pemerintah daerah.

“Buruh rokok ini sebetulnya kan adalah amanat daripada Permenkeu 215 jadi mereka sebetulnya bukan warga masyarakat miskin bukan, karena mereka juga mendapatkan UMR yang bahkan UMRnya juga ada yang lebih besar dari UMR daripada rata-rata warga Kota Kediri,” kata Paulus.

“Namun pertimbangannya adalah bahwa perintah amanat dari Undang-Undang atau Permenkeu tersebut adalah agar buruh rokok ini bagian dari yang mendapatkan alokasi dana bagi hasil cukai maka kita untuk melihat skema pendanaannya, anggaran yang ada pada kita, maka kita bagikan pada jumlah buruh rokok warga Kota Kediri yang menjadi buruh rokok itu ketemu lah angka 1 juta,” urainya.

Paulus menyebutkan, buruh rokok warga Kota Kediri yang bekerja di perusaahan rokok (diantaranya berskala kecil) yang ada di seputar atau luar Kota Kediri juga mendapat BLT ini, diambil penerima manfaat di Bank Jatim.

“Buruh rokok ini bisa memanfaatkan bantuan langsung tunai ini untuk kepentingan keperluan hidup sehari-hari ya, yang primer tentunya sembako dan sebagainya,” harapnya, tentunya turut mendongkrak perekonomian yang ada di Kota Kediri.

Sementara itu penerima BLT, Puput Sahari, buruh rokok warga Tempurejo, Kecamatan Pesantren Kota Kediri mengaku sangat bersyukur, uang sebesar 1 juta rupiah tersebut akan ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, “Buat membantu perekonomian juga,” ujarnya. (Adv) (A Rudy Hertanto)

INDEX