Pj. Walikota Kediri, Zanariah bersama Forkopimda, Satuan kerja (Satker) Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dan pihak-pihak terkait memberikan santunan anak yatim digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri, di Balai Kota Kediri, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke 1145, Kamis (18/7/2024). Foto : A Rudy Hertanto
Zanariah dalam sambutannya mengatakan, “Alhamdulillah hari ini, saya bisa berjumpa dengan anak-anak yang luar biasa, saya turut bangga bisa melihat secara langsung penampilan kalian, ada dai cilik, pantomim, tarian tradisional, pencak silat dan ada juga dalang cilik.”
“Semoga momen ini bisa menjadi motivasi kalian semua untuk semakin percaya diri dalam berekspresi dan berprestasi di masa depan,” sambungnya.
Zanariah menuturkan, “Seperti halnya, amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, baik pemerintah dan masyarakat wajib hadir untuk memelihara serta menguatkan harapan masa depan anak-anak Indonesia.”
“Terlebih saat ini, kita sedang gencar-gencarnya menekan angka stunting maka saya mengajak semua pihak untuk berkolaborasi memastikan anak-anak Kota Kediri sehat tanpa stunting,” urainya.
“Tidak lupa, menjelang peringatan Hari Anak Nasional 2024, mari kita lindungi anak-anak dari bullying baik fisik maupun verbal untuk mewujudkan Indonesia Maju,” lanjutnya.
Zanariah juga mengungkapkan, “Bertepatan dengan Hari Jadi Kota Kediri kita ingin berbagi bahagia bersama anak-anak, saya berharap melalui acara ini semakin meningkatkan kepedulian kita dalam menguatkan tumbuh kembang anak di Kota Kediri.”
“Terima kasih dan apresiasi kepada bapak ibu semua para pendamping dan seluruh masyarakat Kota Kediri yang telah berbagi waktu, tenaga, kebahagiaan dan pengetahuan dengan anak-anak yatim ini, semoga menjadi catatan amal ibadah bapak ibu semua,” ujarnya.
Zanariah berpesan, “Anak-anakku yang saya sayangi, saya ingin kalian ingat, bahwa kalian memiliki potensi luar biasa, belajarlah yang rajin dan berani memiliki cita-cita yang tinggi, jangan lupa mengaji bagi yang muslim dan bagi yang non muslim selalu rajin berdoa.”
“Kalian memiliki hak yang sama untuk meraih pendidikan, berkembang dan menggapai impian kalian, jadilah teladan bagi teman-teman kalian. Dengan menjalani hidup dengan penuh semangat, ketulusan dan kejujuran, kalian akan menginspirasi banyak orang di sekitar kalian,” imbuhnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Paulus Luhur Budi Prasetya menjelaskan, “Hari ini dalam rangka Hari Jadi Kota Kediri yang 1145 Pemerintah Kota Kediri dalam hal ini melalui dinas sosial, kita memberikan santunan buat anak yatim piatu yang ada di Kota Kediri.”
“Jumlah anak yatimnya ada 1689 nanti masing-masing anak yatim akan mendapatkan 600 ribu per anak, kriteria anak yatim di Kota Kediri ini adalah mulai dari balita sampai umur 18 tahun dan kemudian masuk di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” terangnya.
“Harapan saya karena ini masuk di dalam tahun ajaran sekolah yang baru, bisa memanfaatkan uang yang diterima ini untuk kepentingan sekolah, membeli alat-alat tulis mungkin buku-buku pelajaran seperti itu dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sekolah,” pungkas Paulus. (Adv) (A Rudy Hertanto)




