Search

Kota Kediri Bergerak Percepat Capai Herd Immunity

Kota Kediri Bergerak Percepat Capai Herd Immunity

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, dr. Fauzan Adima. Foto : Dokumentasi – A Rudy Hertanto

Penanganan terhadap perkembangan situasi pandemi covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri berupaya melakukan percepatan mencapai Herd Immunity (kekebalan kelompok) di Kota Kediri melalui vaksinasi guna menekan penyebaran covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, dr. Fauzan Adima mengungkapkan, dapat dikatakan Herd Immunity kalau sebanyak minimal 70% dari suatu komunitas itu (satu wilayah) itu sudah tervaksinasi, Kamis (17/6/2021).

“Kita sudah hitung untuk usia 18 tahun sampai dengan usia 60, penduduk Kota Kediri itu kemarin kurang lebih dari proyeksi BPS (Badan Pusat Statistik) ya, itu sekitar 197 ribu sekian,” katanya untuk jumlah 70 persen penduduk Kota Kediri.

“Jadi harus tervaksinasi sebanyak 197 ribu sekian, nah untuk saat ini capaian warga yang sudah di vaksin Kota Kediri itu sekitar 46 ribu, berarti masih kurang 150 ribu orang untuk mencapai Herd Immunity,” lanjutnya.

dr. Fauzan menjelaskan langkah percepatan, “Bulan Juni ini kami sudah mengadakan bulan vaksinasi, bulan Juni itu untuk seluruh lansia (lanjut usia) dan pra lansia (usia 45 hingga 60 tahun) itu kita vaksin semua,” urainya.

“Kemudian kita juga sudah sering melakukan mobile vaksinasi, lha nanti rencananya per 1 Juli nanti seluruh warga Kota Kediri yang berusia 18 tahun ke atas akan divaksinasi,” sambungnya.

Ketika disinggung ada indikasi virus covid-19 varian baru dari India dan telah tersebar secara lokal yang terjadi di beberapa daerah, dr. Fauzan menyebutkan ada langkah antisipasi di Kota Kediri.

Diantaranya, PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro diperketat serta melibatkan pemberdayaan masyarakat, dr. Fauzan berharap pihak RT dan RW lebih peka dengan lingkungannya.

“Kalau ada warganya yang kedatangan tamu dari luar kota terutama dari Bangkalan atau dari Kudus (contoh daerah-daerah yang disinyalir ada varian baru itu), sebaiknya lapor ke gugus tugas kelurahan, nanti akan dilakukan tracing oleh kelurahan kerjasama dengan puskesmas,” tuturnya.

“Atau ada warganya yang baru pulang dari daerah-daerah itu silahkan lapor untuk dilakukan pendataan, dan setelah di data, puskesmas akan mentracing,” jelasnya, kemudian akan ada pemantauan, nanti dua hari atau tiga hari berikutnya akan didatangi untuk dilakukan testing kepada yang bersangkutan.

dr. Fauzan menambahkan, sejauh ini pandemi di Kota Kediri masih terkendali, tidak ada lonjakan kasus, masyarakat dihimbau untuk tetap benar-benar mematuhi, menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Adapun prokes yakni 5 M, Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, Memakai masker, Menjaga jarak, Membatasi mobilitas dan interaksi serta Menghindari kerumunan. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment