Search

Mas Dhito Blusukan di Dewi Paron Kediri, Bahas Optimalisasi Pariwisata dan Pertanian Masa Depan Perdesaan

Mas Dhito Blusukan di Dewi Paron Kediri, Bahas Optimalisasi Pariwisata dan Pertanian Masa Depan Perdesaan

Mas Dhito ketika mengunjungi Sumber Kembangan, Desa Paron Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Minggu (18/10/2020). Foto : A Rudy Hertanto

“Seperti yang selalu saya sampaikan terkait sumber-sumber wisata yang ada di Kabupaten Kediri ini, sekarang sudah menjamur hampir setiap desa itu punya sumber wisata tapi problemnya satu, bahwa setiap sumber wisata ini harus memiliki pembeda antara satu dengan yang lainnya,” kata Hanindhito Himawan Pramana (akrab disapa Mas Dhito) Calon Bupati Kediri tahun 2020.

Demikian disampaikan ketika mengunjungi Sumber Kembangan di Desa Wisata (Dewi) Paron Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Minggu (18/10/2020).

“Karena kalau jenengan lihat itu, hampir antara satu dengan satu yang lain sumber itu hampir mirip-mirip semua, jadi artinya apa? Daya jual atau atraksi yang ditawarkan tuh sama, nah sedangkan ini dalam sektor pariwisata harus ada sektor pembeda, harus ada daya jual yang lebih,” sambung Mas Dhito.

Menurut Mas Dhito, mendukung potensi dewi-dewi tersebut maka selanjutnya perlu adanya konsep agar keberadaan pariwisata desa di Kabupaten Kediri dapat semakin ditingkatkan dan berkembang.

“Makanya nanti kita akan konsep kan bersama-sama dengan dinas pariwisata tentunya hal dalam hal ini untuk mengkonsepkan supaya sumber-sumber ini punya pembeda antara satu dengan yang lainnya,” urainya melihat keterkaitan potensi dengan bandara di Kabupaten Kediri yang saat ini sedang proses pembangunan.

Dalam kunjungannya ini, Mas Dhito juga melakukan diskusi bersama kalangan petani setempat, “Saya sampaikan bahwa sebenarnya sekarang sudah ada program yang saya sebut dengan Desa Inovasi Tani Organik (DITO),” ungkapnya.

Mas Dhito menerangkan, banyak petani yang masih mindsetnya (pola pikir) itu penggunaan pupuk kimia, “Saya sampaikan ke para petani ini bahwa kalau jenengan sekarang nanti kita edukasi bagaimana cara pembuatan pupuk, proses penanaman sampai produksi panennya kita pantau, kalau nanti produksi panen itu tidak sesuai dengan yang jenengan harapan, kita akan berikan jaminan atau garansi” tuturnya.

“Nanti rencananya Pemerintah Kabupaten Kediri akan menyediakan bahan baku pupuk organiknya dan ahlinya untuk meracik, jadi kita berikan pembinaan kepada para petani, kita harapkan para petani ini nantinya bisa membuat pupuk organik secara mandiri secara gotong-royong dengan gapoktan-gapoktan (gabungan kelompok tani) yang ada,” imbuh Mas Dhito. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment