Search

PMII Kediri Raya Menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

PMII Kediri Raya Menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri Raya berunjuk rasa menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di depan area Gedung DPRD Kabupaten Kediri di Jalan Soekarno Hatta, Senin (12/10/2020). Foto-foto : A Rudy Hertanto

Massa pengunjuk rasa mendesak DPRD Kabupaten Kediri juga ikut menolak UU Omnibus Law yang pembahasaannya dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan DPR RI di Jakarta.

Sempat terjadi saling dorong antara petugas kepolisian dengan mahasiswa yang berusaha masuk ke Gedung DPRD hingga akhirnya beberapa anggota DPRD menemui para pendemo di depan gerbang.

Pembakaran ban dan aksi teatrikal mewarnai berlangsungnya unjuk rasa, release PMII Kediri Raya menyebutkan dilatar belakangi dengan kajian dan diskusi yang mendalam dengan segenap elemen mahasiswa baik di internal PMII Kediri.

Maupun diluar PMII dan juga kajian bersama tokoh akademisi dan masyarakat yang ada di Kediri maka dengan sangat tegas Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kediri Raya menentukan sikap,

1. Menolak disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi UU karena hanya akan menjadikan masyarakat kelas bawah semakin tertindas dan hanya menguntungkan KORPORASI dan OLIGARKI.

2. PMII Kediri perpendapat bahwa UU Cipta Kerja karena hanya akan meningkatkan Konflik Agraria, Ketimpangan Sosial dan Kemiskinan Struktural.

3. Menuntut kepada pemerintah Kabupaten Kediri untuk mendesak kepada pemerintah pusat untuk membatalkan pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

4. Mengintruksikan kepada seluruh kader PMII Se-Kediri Raya diberbagai jenjang kaderisasi dan di seluruh wilayah elemen kemahasiswaan untuk melakukan aksi penolakan terhadap disahkannya pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Sementara itu, Muhaimin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri mengatakan, mengapresiasi dan menampung aspirasi mahasiswa tersebut kemudian akan menyampaikannya ke pemerintah di Jakarta. (A Rudy Hertanto)


 

 

 

 

 

INDEX

Leave a Comment