Search

Gugatan Terhadap Tanah Pondok Prigi Cottages Timbulkan Riak di Masyarakat

Gugatan Terhadap Tanah Pondok Prigi Cottages Timbulkan Riak di Masyarakat

Wignyo Handoyo, Kepala Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Foto : A Rudy Hertanto

Menanggapi adanya gugatan perdata di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Trenggalek tentang sengketa kepemilikan terhadap tanah yang menjadi hak milik Pondok Prigi Cottages di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

Wignyo Handoyo, Kepala Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mengatakan, masyarakat khususnya di Dusun Karanggongso merasa keberatan dan menolak atas hal yang diajukan Pihak Penggugat di PN tersebut.

“Karena sudah beberapa kali gugatan, paling ga sudah tiga kali ini untuk gugatan yang mengarah ke masyarakat pak. Mungkin gugatan yang terakhir ini masyarakat ndak tergugat tapi gugatan yang kemarin-kemarin masyarakat juga sebagai tergugat,” kata Wignyo, Rabu (23/9/2020).

“Otomatis meskipun itu nggak mengarah ke masyarakat, masyarakat juga tanggapannya juga ga setuju atas gugatan itu, karena masyarakat sudah punya bukti kepemilikan sertifikat tanah,” sambungnya.

Wignyo pada pokoknya menyebutkan, dulu awalnya obyek sengketa yang digugat luasnya kurang lebih 15 hektar lokasinya yakni di Dusun Karanggongso desa setempat yang juga merupakan tempat Pondok Prigi Cottages berada.

Sekarang obyek sengketa tersebut telah padat penduduk, sebagian tanahnya telah bersertifikat semua, sedangkan tanah yang belum bersertifikat luasannya tak ada sepuluh persen dari luas dusun.

Diperkirakan ada sebanyak sekitar 400an Kepala Keluarga (KK) di Dusun Karanggongso masuk di dalam Rukun Warga (RW) 6 yang membawahi Rukun Tetangga (RT) 35, 36, 37a dan 37b.

“Kalau menurut saya kurang masuk akal lah untuk gugatan itu karena sering sudah beberapa kali gugatan itu, tetap yang tergugat yang menang, kok ada gugatan lagi kok masih bisa gitu lho,” tuturnya.

“Kalau itu nanti mengarah ke tanah hak milik warga, otomatis warga juga melawan untuk itu, kemarin saja riak-riak kecil dari masyarakat sudah ada, padahal itu tidak berhubungan dengan tanah hak milik warga, hanya sekitar lingkup Pondok Prigi,” imbuh Wignyo.


Baca Juga >>> Team Pengacara : Hak Kepemilikan Pondok Prigi Cottages Sah Secara Hukum


Diungkapkan sebelumnya oleh Eko Budiono dan team selaku Pengacara Pondok Prigi Cottages, status hak kepemilikan tanah yang kini diatasnya telah berdiri bangunan milik kliennya yakni Pondok Prigi Cottages berada di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek adalah sah secara hukum, Selasa (22/9/2020).

Perihal sengketa tanah ini, Pihak Penggugat bersikukuh menganggap ahli waris masih memiliki hak tanah seluas sekitar 173.310 m2 sebagaimana Letter C No. 224 di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

“Anehnya pada gugatannya di PN Kabupaten Trenggalek kali ini, Pihak Penggugat hanya menggugat tanah Pondok Prigi Cottages yang beralamat di Jalan Pantai Karanggongso Prigi, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, dengan luas seperti tercantum dalam surat gugatannya yakni seluas sekitar 7.000 m2,” ujarnya.

Menurut Eko, dalam proses persidangan yang sedang berjalan ini Pihak Penggugat tidak dapat menunjukkan bukti apapun yang membuktikan bahwa Penggugat berhak atas tanah seluas sekitar 173.310 m2, khususnya tanah Pondok Prigi Cottages seluas sekitar 7.000 m2.

“Namun justru yang terlihat dalam persidangan dan telah diketahui bersama bahwa atas tanah seluas sekitar 173.310 m2 telah tercatat secara jelas dalam Buku Letter C No. 224 telah terjual habis ke beberapa penduduk pada tahun 1953-1960,” lanjutnya.

“Sehingga kesimpulan kami sangat jelas bahwa Pihak Penggugat tidak lagi memiliki hak atas tanah seluas sekitar 173.310 m2 sebagaimana Letter C No. 224 di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek,” pungkas Eko. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment