Search

ASTI Release Hasil Survei Pra Penetapan Calon Pilkada Kabupaten Kediri 2020

➤ Informasi Pengunjung : 75
ASTI Release Hasil Survei Pra Penetapan Calon Pilkada Kabupaten Kediri 2020

Pemaparan hasil penelitian dan survey pra penetapan calon Pilkada Kabupaten Kediri 2020 oleh Lembaga survey Akurat Survey Terukur Indonesia. Foto : Istimewa

Seiring ramainya para bakal calon (bacalon) Bupati dan Wakil Bupati berebut rekomendasi partai dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kediri pada 23 September 2020 mendatang.

Lembaga survey Akurat Survey Terukur Indonesia (ASTI) berkantor di Grand Pakuwon Surabaya, Jawa Timur telah melakukan survey pra penetapan calon, demikian dikabarkan Kamis (13/2/2020).

Berdasarkan data dan informasi dihimpun, sejauh ini sudah ada beberapa nama-nama yang ramai disebutkan maju sebagai Bacabup Kediri diantaranya, H.Masykuri, Dokter Sukma Sahadewa, Mujahid, Eko Ediono, Insyaf Budi Wibowo, Ridwan, Yekti Murih Wiyati, dan Hanindhito Himawan Pramana.

ASTI telah melakukan penelitian dan survey pada akhir bulan Januari hingga awal Bulan Pebruari 2020 dan telah temukan beberapa Pra Calon Bupati Kediri, dimana hasil survei menunjukkan secara popularitas masih dipegang Wakil Bupati Kediri H.Masykuri mencapai 80,3 persen.

Kemudian disusul Dokter Sukma Sahadewa 76,6 persen, Mujahid 72,7 persen, Ridwan 58,4 persen, Insaf Budi Wibowo 66,8 persen, Hanindhito 53,7 persen, Eko Ediyono 46,5 persen dan Yekti Wurih Wiyati 48,8 persen.

Kendati demikian, ASTI juga menanyakan kepada masyarakat secara langsung tentang elektabilitas, ada yang masih ragu dan ada yang menolak serta ada yang menjawab.

Baihaki Siratj, S.H selaku Manager Opersional ASTI, Rabu (12/2) malam menerangkan, setelah kami melakukan penelitian lagi tentang elektabilitas, yang tertinggi dipegang oleh Dokter Sukma Sahadewa mencapai 12,6 persen, Masykuri 11,4 persen, Mujahid 8,3 persen, Ridwan 4,2 persen, Insaf Budi Wibowo 2,8 persen, Hanindhito 1,7 persen, Yekti Wurih 1,2 persen dan Swing Voter mencapai 57 persen.

Menurut Baihaki, metode survey yang dilakukan lembaganya mengambil sampling 1.000 responden dan tersebar di seluruh 26 Kecamatan Kabupaten Kediri, ASTI mendatangi responden menanyakan tokoh atau calon Bupati yang diinginkan tanpa menyebutkan nama calonnya, akan tetapi yang menyebut nama calon responden sendiri.

Pada pokoknya Baihaki juga menyampaikan, banyak responden yang tidak mengenal para calon dan belum mengetahui bulan September 2020 akan dilaksanakan Pemilihan Bupati Kediri, masih banyak tidak mengetahui atau dinyatakan golput sebanyak 57 persen.

Baihaki menambahkan pihaknya akan melakukan survey lagi, setelah ada penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri hasil dari rekomendasi partai. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment