Search

Ada 8 Panti Pijat di Kota Kediri, 3 Diantaranya Sudah Tertib Ijin

➤ Informasi Pengunjung : 55
Ada 8 Panti Pijat di Kota Kediri, 3 Diantaranya Sudah Tertib Ijin

Petugas Satpol PP Kota Kediri saat melakukan pemeriksaan di Akeno Massage, Kamis (9/1/2020). Foto : A Rudy Hertanto

Pasca dilaunching Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar beberapa waktu lalu, Tim Jaring Pendapatan Asli Daerah (Tim J-PAD) yang di promotori Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri kini mulai bergerak.

Berdasarkan pada penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Kediri No 1 tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, sasaran penertiban kali ini petugas mendatangi usaha panti pijat yang berada di tiga kecamatan di Kota Kediri.

Di lokasi petugas meminta pihak pengelola usaha menunjukkan kelengkapan dokumen perijinan yang dimiliki termasuk bukti pembayaran retribusi pajak daerah untuk diperiksa.

“Pengecekan berkaitan dengan perijinan terus pajak daerah berbagai tempat usaha, mungkin dalam minggu-minggu ini kita fokuskan di tempat usaha panti pijat dan tempat hiburan,” ungkap Kasi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Kediri Agus Dwi Ratmoko usai sidak di Akeno Massage di jalan Kapten Tendean Kota Kediri, Kamis (9/1/2020).

Lebih lanjut Agus mengatakan, bagi usaha yang belum mengantongi ijin dihimbau untuk segera mengurus ijin dan bagi yang ijinnya sudah kadaluarsa diharap segera melakukan perpanjangan perijinan termasuk tertib membayar pajaknya.

“Ini salah satu langkah kita untuk mendorong wajib pajak itu satu tertib ijin kemudian juga tertib tentang pembayaran pajak menjadi kewajibannya,” katanya.

Seperti disampaikan Agus, data sementara ada sekitar 8 panti pijat di Kota Kediri, 3 diantaranya sudah mengantongi ijin, sedangkan yang tidak berijin berjumlah 5 panti pijat, data tersebut saat ini sedang dilakukan pemutakhiran. “Kita nanti intensif mendorong pemilik untuk mengajukan ijin,” tutur Agus. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment