Search

Blak-blakan Pengunduran Diri Ketua DPC PDI P Kabupaten Kediri

Blak-blakan Pengunduran Diri Ketua DPC PDI P Kabupaten Kediri

Plt Ketua DPC PDI P Kabupaten Kediri Budi Sulistyono (barisan depan, tengah) berfoto bersama usai rapat internal tertutup di kantor DPC PDI P Kabupaten Kediri, Jumat (3/1/2020) siang. (Foto : A Rudy Hertanto)

Pasca santernya ihwal pengunduran diri Sutrisno sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, jajaran partai berlambang Banteng Moncong Putih itu akhirnya mengambil langkah strategis.

Dengan menunjuk Ketua Bidang Kehormatan Partai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI P Jawa Timur yakni Budi Sulistyono sebagai Plt (pelaksana tugas) Ketua DPC PDI P Kabupaten Kediri.

Hadir dalam rapat internal tertutup di kantor DPC PDI P Kabupaten Kediri berlokasi di utara kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) di jalan Raya Kediri Pare, Jumat (3/1/2020) siang.

Budi Sulistyono yang kini aktif menjabat Bupati Ngawi mengungkapkan pertemuan ini adalah konsolidasi awal, “Saya mendapatkan mandat sebagai Plt Ketua DPC Kabupaten Kediri maka yang pertama adalah soliditas kita bangun,” kata pria yang akrab disapa Kanang ini.

Menurut Kanang, perihal pengunduran Sutrisno sebagai ketua itu jangan diratapi, namun semua harus diambil segi positifnya.

“Maka hal-hal yang positif dari Pak Tris kita ambil yang hal-hal yang negatif kita perbaiki menjadi hal-hal menjadi energi yang positif dan saya yakin sekarang ini energinya temen-temen ini luar biasa positifnya jadi tidak ada keraguan lagi, apalagi kita pertama terhadap konsolidasi partai,” tuturnya.

Menghadapi pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020 ini, Kanang mengatakan proses pemilu 5 tahunan tersebut akan dilalui dengan melibatkan kepengurusan anak ranting setingkat dusun kemudian ranting setingkat desa, PAC setingkat kecamatan akan diperbaiki sedemikian rupa.

“Sehingga mana yang teman-teman yang memang berjuang untuk partai dan mana yang berjuang untuk orang per orang harus kita petakan betul ini,” ujarnya.

Tentang pertanggung jawaban jabatan ketua berkaitan pengunduran diri, Kanang menjelaskan mengenai pertanggung jawaban selama periode yang lalu sudah selesai, namun pertanggung jawaban antara Agustus sampai Desember yang memang perlu digali lagi.

“Karena ini baru surat pengunduran diri saja, ada beberapa hal yang kita catat bahwa ada yang harus di pertanggung jawabkan harus diklarifikasi kepada Pak Tris untuk bagaimana apa namanya hal-hal yang belum terselesaikan itu harus segera diselesaikan,” bebernya.

“Memang harus idealnya yang namanya serah terima antara Pak Tris dan saya itu musti ada pertanggung jawaban, ada dana berapa yang tersisa aset apa saja yang yang dimiliki oleh DPC ini masih ada beberapa catatan,” kata Kanang melanjutkan.

“Ini harus dikawal sampai muncul ketua definitif prediksi kita harus selesai bulan 5, bulan 5 harus muncul definitif yang akan kita ajukan kepada DPP dari musyawarah yang terjadi, mungkin kita ambil 3 orang kita sodorkan kepada DPP,” imbuhya.

Definitif Ketua DPC PDI P Kabupaen Kediri itu boleh dari PAC boleh dari DPC sendiri boleh dari luar dan sebagainya tergantung bagaimana track record masing-masing yang di ajukan kepada DPP.

Ketika disinggung apa yang menjadi alasan dibalik pengunduran diri Sutrisno serta deadline pertanggung jawaban, Kanang mengaku jika hal itu belum terungkap secara jelas karena belum pernah bertemu, tak ada deadline penyerahan pertanggung jawaban tapi akan dikomunikasikan. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment