Search

Mengaku Melihat Genderuwo Pembunuh Ayamnya, Pria Ini Terancam Lima Tahun Penjara

➤ Informasi Pengunjung : 48
Mengaku Melihat Genderuwo Pembunuh Ayamnya, Pria Ini Terancam Lima Tahun Penjara

Hengki Anis Shafrizal (35) laki-laki asal Kelurahan Sumbergedong Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek diamankan kepolisian Polres Trenggalek karena kuat diduga melakukan kekerasan fisik atau penganiayaan, demikian dikabarkan, Selasa (08/10/2019). Foto : Imam Safii

Dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres Trenggalek, Kapolres Trenggalek AKBP. Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan saat ini Hengki telah ditetapkan sebagai tersangka, Hengki ditangkap ketika berada di jalan Dr. Soedomo Trenggalek pada hari Jumat 27 September 2019 sekira pukul 10.00 WIB.

Korbannya, Prastyono laki-laki asal Kelurahan Mrangen Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri dan Sukardi laki-laki asal Kelurahan Sumbergedong Trenggalek.

Perkara ini berawal pada Kamis (12/09/2019) lalu sekira pukul 17.30 WIB, saat itu tersangka sepulang dari melatih burung merpati balap di Desa Melis Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek.

Setibanya di rumah tersangka mengetahui ayam pejantan miliknya seharga lima (5) juta rupiah mati secara tidak wajar, seketika itu tersangka naik darah dan bergegas keluar rumah.

Saat keluar rumah, tersangka melihat sebuah sosok yang dikiranya makluk halus genderuwo pembunuh ayamnya berada di atas mobil milik korban Prastyono.

Tersangka kemudian mengambil 1 buah tabung gas LPG 12 kg warna biru dan di lemparkan ke arah lokasi sosok genderuwo di atas mobil CRV warna putih nopol L 1568 JG sebanyak 2 kali lemparan hingga mengakibatkan kaca depan mobil milik korban pecah.

Mengetahui ada keributan, korban yang juga pemilik rumah melapor kepada Agus Wahyudi saksi keamanan lingkungan melalui sambungan seluler bahwa terjadi keonaran di rumahnya.

Tak berselang lama, Agus langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama beberapa warga dengan maksud untuk melerai meredam kemarahan yang dilakukan tersangka namun waktu itu Hengki sudah meninggalkan rumah korban.

Selanjutnya beberapa warga termasuk korban datang menemui tersangka yang saat itu berdiri di jalan umum depan rumahnya, namun tiba-tiba korban justru di serang oleh tersangka dengan cara membantingnya di jalan beraspal yang mengakibatkan korban mengalami patah tulang jari kelingking tangan kiri dan jari manis tangan kanan, bermaksud melerai Sukardi justru turut menjadi korban.

Atas kejadian tersebut korban di dampingi saksi keamanan lingkungan melapor ke Polres Trenggalek. Barang bukti yang diamankan yaitu 1 buah tabung gas LPG 12 kg berwarna biru, 1 unit mobil CRV warna putih nopol L 1568 JG, pecahan kaca mobil CRV warna putih nopol L 1568 JG dan 1 lembar hasil instalasi radiologi RSUD dr Soedomo Trenggalek. Kerugian ditaksir mencapai 20 juta rupiah.

Tersangka di kenakan pasal 406 KUHPidana dan pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman maksimal 5 (lima) tahun pidana penjara. Hingga berita ini ditayangkan Polres Trenggalek masih melakukan proses hukum lanjutan. (Imam Safii)

INDEX

Leave a Comment