Search

Dewi – Dewi Kabupaten Kediri di Festival Kelud 2019 (adv)

➤ Informasi Pengunjung : 129
Dewi – Dewi Kabupaten Kediri di Festival Kelud 2019 (adv)

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, membuka secara resmi acara Festival Kelud 2019, di area parkir bawah wisata Gunung Kelud Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Sabtu (14/9/2019). (Foto : Kominfo/tee,team,tj,wk)

Dalam peresmian agenda wisata tahunan ini dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kabupaten Kediri Sementara , Dodi Purwanto, serta para Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Kediri.

Festival Kelud merupakan upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus mengenalkan dan mempromosikan wisata Kabupaten Kediri.

Salah satu rangkaian kegiatannya adalah pameran UMKM, dimana tidak hanya menyajikan produk – produk unggulan saja, namun juga dipamerkan potensi desa wisata yang ada di Kabupaten Kediri, diantaranya Desa Wisata (Dewi) Joho, Kampung Labu, Plumpungan Tawang Wates, Paron dan Mlancu.

dr. Hj. Haryanti Sutrisno menyampaikan, saat ini ada 30 desa wisata di Kabupaten Kediri yang mempunyai potensi dan ciri khas masing-masing.

Kreativitas dan inovasi harus terus dikembangkan dengan tetap menonjolkan kearifan lokal. Promosi di media sosial pun penting dilakukan karena media sosial merupakan sarana promosi yang efektif, cepat dan murah.

“Desa wisata itu tidak harus memiliki pemandangan alam yang indah, namun maksimalkan potensi yang ada. Seperti di Medowo, dengan potensi manggis dan duriannya, banyak wisatawan yang berkunjung ke sana,” kata Bupati.

Usai melakukan pengguntingan untaian melati, Bupati Kediri meninjau stan-stan di area pameran UMKM.

Menurut Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro drh. Munfarid, ada 60 stan dan sekitar 200 UMKM berpartisipasi pada pameran ini. Tidak ketinggalan produk unggulan desa sekitar Gunung Kelud pun disajikan, seperti nanas, anggrek, bibit alpukat, salak, dan masih banyak lagi.

“Pameran UMKM rutin digelar di berbagai event di Kabupaten Kediri. Seperti saat ini, pameran ini adalah untuk menyemarakkan wisata Kelud dan mengenalkan produk-produk agar dikenal luas. Yang pasti, UMKM mendukung wisata yang ada di Kabupaten Kediri,” tegas Munfarid.

Rangkaian Festival Kelud telah dimulai pekan lalu dengan penyelenggaraan Festival Nanas dan Pameran Buah, Festival Jaranan serta Parade Band.

Pada pembukaan Festival Kelud ini dilaksanakan bersamaan dengan Pameran Produk UMKM, ritual sesaji Gunung Kelud dan Art Performance.

Empat tumpeng hasil bumi di wilayah sekitar lereng Gunung Kelud berupa bermacam buah dan sayur mayur di arak menuju puncak Gunung Kelud dalam prosesi larung sesaji bagian acara Festival Kelud 2019, Sabtu (14/9/2019). (Foto : Pratikto Rendra Putranto)

Prosesi larung sesaji tersebut mulai diberangkatkan dari area parkir atas kawasan wisata Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri sekitar pukul 09:00 menuju area bawah Jembatan Gladak dan kawah Gunung Kelud.

Ribuan masyarakat dan wisatawan antusias mengikuti jalannya prosesi, “Baru pertama kali mengikuti acara ini dan kesan saya dalam acara ini sangat sakral dan memiliki kesan tersendiri bagi saya” ungkap Fitri Indrawati, pengunjung asal Mojo, Kabupaten Kediri.

Acara yang rutin digelar oleh masyarakat di sepuluh desa yang tinggal lereng Kelud ini merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas atas berkah, keselamatan, keamanan dan melimpahnya hasil bumi dan kesuburan kehidupan masyarakat di sekitar lereng Kelud.

Rangkaian Festival Kelud lainnya, Minggu tanggal 15 September 2019, digelar Kelud Volcano Road Run yang diikuti lebih dari 600 pelari dari dalam maupun luar negeri.

Berikutnya adalah lomba layangan sambitan yang akan dilaksanakan tanggal 21- 22 September 2019 di area sirkuit motocross Kawasan Wisata Gunung Kelud. (Kominfo/tee,team,tj,wk) (Advertorial) (Pratikto Rendra Putranto)

INDEX

Leave a Comment