Search

Polres Trenggalek Ungkap Penggelapan 1600 Tabung LPG 3 Kilogram

➤ Informasi Pengunjung : 80
Polres Trenggalek Ungkap Penggelapan 1600 Tabung LPG 3 Kilogram

Polres Trenggalek berhasil mengungkap kasus penipuan dan atau penggelapan dengan mengamankan tersangka Mitro Joedo (53), warga Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung serta barang bukti berupa satu bendel catatan keluar masuk barang dalam gudang disita dari pelapor dan ATM Bank Mandiri dari tangan tersangka, Selasa (30/7/2019). (Foto : Imam Safii)

Korbanya yakni PT. Mulya Putra Sejahtera Bersama berlokasi di Desa Durenan Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, nilai kerugian ditaksir sekitar Rp 218.025.000,- (dua ratus delapan belas juta dua puluh lima ribu rupiah).

Kasus ini bermula, sejak bulan September 2017 sampai dengan bulan Desember 2018 tersangka bekerja sebagai sopir truk di PT. Mulya Putra Sejahtera Bersama yang bertugas mengantarkan tabung gas LPG kapasitas 3 Kg ke agen-agen yang sudah terdaftar.

Dalam perjalanannya, tanpa izin tersangka menjual tabung gas LPG kosong hingga keseluruhan berjumlah 1.600 tabung yang berakibat PT Mulya Putra Sejahtera Bersama dirugikan, sedangkan uang hasil penjualan tabung gas tersebut habis dipergunakan untuk kepentingan pribadi pelaku. Tidak terima atas kejadian tersebut korban melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, tersangka berhasil ditangkap pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2019 sekitar pukul 07.00 WIB di bengkel truk milik salah satu warga yang beralamat di Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Mitro kuat diduga melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan cara tanpa izin menjual tabung gas LPG kosong kepada agen-agen yang sudah terdaftar dan menggunakan semua uang hasil penjualan tersebut untuk kepentingan pribadinya.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, melalui Kasubbaghumas BagOps Iptu Supadi membenarkan adanya peristiwa tersebut dan untuk saat ini kasus dimaksud sedang dalam proses penyidikan.

Tersangka Mitro dikenakan pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang tindak pidana Penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (Imam Safii)

INDEX

Leave a Comment