Search

Liga 2 Indonesia 2019 : Persik Kediri Vs Martapura FC 1-1

➤ Informasi Pengunjung : 59
Liga 2 Indonesia 2019 : Persik Kediri Vs Martapura FC 1-1

Head Coach Persik Kediri Budiarjo Thalib (kanan, baju putih) saat konferensi Pers usai laga Persik Kediri Vs Martapura FC di Stadion Brawijaya Kota Kediri. (Foto : A Rudy Hertanto)

Sengitnya jalannya pertandingan Liga 2 Indonesia 2019 antara Persik Kediri melawan Martapura FC tersaji di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (26/6/2019).

Sejak peluit kick off babak pertama dibunyikan, kedua tim sama-sama menggebu mencetak gol lebih dulu, pertarungan penguasaan lini tengah dan saling menekan terus terjadi namun tak satu pun gol tercipta hingga akhir 45 menit pertama.

Di babak kedua, upaya dan tekanan para pemain Martapura FC membuahkan hasil, pemain tengah sekaligus Kapten Martapura FC Ardan Aras di menit 52 berhasil mencetak gol ke gawang Persik Kediri yang dijaga Fajar Setya. Skor 0-1 untuk Martapura FC.

Bertindak sebagai tuan rumah, Persik Kediri berusaha membalas dengan meningkatkan serangannya, tepat dimenit 69 pemain depan Persik Kediri bernomor punggung 19 Sandrian sukses melesakkan bola ke gawang Martapura FC yang di jaga Ali Budi Raharjo. Skor menjadi 1-1.

Bermain dihadapan ribuan suporter Persik Mania, Persik Kediri terus berusaha menyerang, banyak peluang tercipta namun kepiawaian penjaga gawang Martapura FC Ali Budi Raharjo menghalau gempuran tendangan dan sundulan para pemain Persik Kediri membuat skor imbang 1-1 tak berubah sampai Wasit Salman asal Jawa Barat meniup peluit akhir pertandingan.

Head Coach Martapura FC Frans Sinatra Huwae saat konferensi pers menyatakan sangat bersyukur mampu meraih poin di Kediri, menurutnya hasil laga di Kediri ini menjadi awal yang baik bagi timnya dalam menjalani kompetisi Liga 2, ketika disinggung terkait penampilan gemilang Ali Budi Raharjo, Frans merasa itu adalah keberuntungan yang sedang berpihak di timnya.

Sementara itu, Head Coach Persik Kediri Budiarjo Thalib sangat mengapresiasi hasil dan perjuangan anak asuhnya dengan skor akhir 1-1, seperti diungkapkan Budiarjo, pada babak pertama Persik Kediri banyak kecolongan dan kalah di lini tengah, cidera yang dialami Iqmal di sayap kanan kemudian digantikan Foler tetapi pergantian ini membuat Foler tak bisa berbuat apa-apa dan lebih banyak mendapatkan tekanan dari lawan.

Di babak kedua, Budiarjo mengganti komposisi dengan dua striker, permainan Persik Kediri banyak berubah dan perubahan itu terbukti, Persik Kediri mampu membalas gol Martapura FC. Dikatakan Budiarjo, babak kedua banyak peluang bagi Persik Kediri namun peluang itu tidak dimanfaatkan betul-betul seluruh pemain yang mungkin punya peluang dan hasilnya tetap sama 1-1.

Budiarjo juga menuturkan pihaknya mempertanyakan kepemimpinan wasit terutama dalam memberikan keputusan atas insiden jatuhnya pemain rata-rata di lini belakang Martapura FC tanpa di sentuh yang diduga merupakan strategi untuk mengulur-ulur waktu pertandingan.

Karena keputusan wasit yang tak memberikan kartu kejadian itu, kemudian Budiarjo mendatangi wasit dan memberi tau seharusnya jatuh ketiga atau ke empat pemain bersangkutan mendapatkan kartu agar pemain tersebut tak berbuat, Budiarjo berpendapat pandangannya dengan wasit lain dan berbeda, namun sudah menjadi keputusan wasit, Budiarjo akhirnya menerima. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment