Search

Pesta Perdana Tumpeng Raksasa Ribuan Sirsak Dewi Wonorejo Trisulo

➤ Informasi Pengunjung : 316
Pesta Perdana Tumpeng Raksasa Ribuan Sirsak Dewi Wonorejo Trisulo

Karang Taruna Desa Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri berfoto bersama dengan latar belakang tumpeng raksasa pesta buah sirsak, Minggu (24/2/2019). (Foto : Pratikto Rendra Putranto)

Pagi itu terasa sedikit berbeda dari hari biasanya, cuaca mendung dan gerimis sepertinya tak mengusik kesibukan di area lapangan setempat, pemerintah desa bersama pemuda pemudi karang taruna dan masyarakat Desa Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri tengah bersiap dalam gelaran perdana pesta buah.

Menariknya, sebuah tumpeng raksasa penuh buah sirsak ditempatkan tepat di tengah lapangan, tingginya mencapai 4 meter dengan diameter kurang lebih 4,5 meter menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar dan para pengunjung, diketahui ada 4 ton buah sirsak di gunungan tumpeng itu.

Kompak bersinergi explorasi potensi menuju desa wisata, Muhamad Mustofa Kades (kiri) dan Heru Santoso Ketua Karang Taruna (kanan) Desa Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. (Foto : Pratikto Rendra Putranto)

Sambil menunggu dimulainya pesta buah, juga diadakan petualangan lomba lintas alam dan minum bareng sari buah sirsak gratis yang disediakan panitia, tak berselang lama menjelang tiba siang sekira pukul 13.00 WIB, Muhamad Mustofa Kepala Desa (Kades) Wonorejo Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri memberikan sambutannya.

Seperti dikatakan Muhamad Mustofa, di Desa Wonorejo Trisulo terdapat 100 hektar lahan dengan tanaman buah sirsak dan 200 hektar lebih tanaman buah nanas, memasuki Desember hingga Februari merupakan masa panen sirsak dengan potensi mencapai kurang lebih 4 ton per hari.

Kemeriahan puncak pesta, panitia membagikan gratis ribuan buah sirsak tumpeng raksasa, antusias tak terbendung tumpeng sirsak itu pun beramai-ramai menjadi rebutan masyarakat dan pengunjung. (Foto : Pratikto Rendra Putranto)

Selama kurun waktu terakhir hasil panen sirsak tersebut di jual ke pasaran dan telah menjangkau pasar luar kota yaitu Jakarta dan Surabaya, kondisi ini lah yang nantinya akan dikembangkan lebih variatif dan diharapkan menjadi daya tarik tersendiri dengan nilai khasnya dapat mendukung wilayah setempat untuk menjadi desa wisata (dewi) destinasi wisatawan domestik dan mancanegara.

Pengembangan yang telah dilakukan pemerintah desa bersama karang taruna yakni dengan memproduksi makanan minuman olahan berbahan dasar sirsak diantaranya extra sirsak, sari sirsak, dodol sirsak dan lainnya.

Ke depan, pihaknya berharap support dan pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Kediri semakin menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi kreatif yang ada serta kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan. (Pratikto Rendra Putranto)

INDEX

Leave a Comment