Search

Ramai Dugaan Pungli SMAN Favorit, Catat dan Ingat! Orang Tua yang Tidak Mampu Harus Dibebaskan

➤ Informasi Pengunjung : 295
Ramai Dugaan Pungli SMAN Favorit, Catat dan Ingat! Orang Tua yang Tidak Mampu Harus Dibebaskan

Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Kediri, Pemerintah Provinsi Jawa Timur di jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Kediri sisi timur air mancur Sekartaji digeruduk massa yang menuntut penjelasan terkait kuat dugaan adanya pungutan liar alias pungli di sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) favorit di Kota Kediri, Rabu (19/12/2018). (Foto : A Rudy Hertanto)

Merespon kondisi dan situasi tersebut, untuk urusan keamanan akses masuk melalui gerbang sebelah utara lingkungan kantor itu ditutup rapat, aparat kepolisian juga bersiaga.

Selain membawa poster berisi tuntutan “Komite Sekolah Jangan Jadi Alat Legalisasi Pungli”, “Tutup Saja Dewan Pendidikan Kota Kediri”, “Kembalikan Pengelolaan SLTA/Sederajat Kepada Pemkab/Pemkot”, di lokasi massa juga menggelar orasi.

Aksi ini sekaligus bentuk keprihatinan atas kuat dugaan adanya tarikan atau sering disebut pungutan “duit” liar bersifat menekan kepada sejumlah wali murid di sebuah SMAN favorit di wilayah Kecamatan Mojoroto yang belakangan ini ramai menjadi perbincangan di Kota Kediri.

Setelah menunggu cukup lama, beberapa perwakilan massa akhirnya diterima dan ditemui pihak cabang dinas, kemudian digelar lah pertemuan untuk berdiskusi membahas hal yang kini sedang menjadi polemik dunia pendidikan di Kota Kediri tersebut.

Hasilnya, pihak cabang dinas menerima aspirasi terkait pendidikan tingkat SLTA di Kota Kediri dan bersepakat dengan masyarakat Kota Kediri yang dalam hal ini diwakili Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan di Kota Kediri tingkat SLTA untuk diadakan pertemuan lebih lanjut dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Kediri.

Kesepakatan itu dituangkan dalam bentuk Surat Berita Acara dan ditandatangani, Sidik Purnomo, Kepala Seksi Pendidikan SMA, SMK dan PK-LK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Kediri. Supriyo, Penanggung jawab Aksi dan Iwan Prihatmoko, Koordinator Aksi. Jalannya aksi berlangsung tertib.

Sidik Purnomo, Kepala Seksi Pendidikan SMA, SMK dan PK-LK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Kediri saat ditemui mengatakan, bahwa pihaknya menyambut secara positif aspirasi yang disampaikan dalam rangka mengkontrol sekolah.

“Jadi mulai dari keberadaan komite sekolah, berkaitan sumbangan sekolah, proses pembentukan komite sekolah juga berkaitan dengan transparansi program kerja dan laporan, intinya itu,” urai Sidik.

Menurut Sidik, karena saat ini kepala cabang belum ada yang definitif, maka nantinya hasil pertemuan ini akan diteruskan ke kepala cabang yang baru.

“Intinya tidak ada masalah, kami bisa menindak lanjuti ke sekolah agar peningkatan kualitas pendidikan khususnya di Kota Kediri juga semakin lebih baik lagi, berkaitan dengan proses transparansi dan akuntabilitas di bidang pendidikan,” katanya.

Ketika disinggung terkait kuat dugaan adanya pungutan “duit” liar di sebuah SMAN favorit di wilayah Kecamatan Mojoroto, Sidik mengungkapkan, “Nanti kami akan berlakukan secara umum, berkaitan dengan sumbangan-sumbangan itu nanti akan kami data, kalau memang itu diperlukan selama orang tua mendukung, monggo siap dengan catatan orang tua – orang tua yang memang tidak mampu memang harus dibebaskan,” jelasnya.

Lantas bagaimana pembinaan yang dilakukan agar peristiwa serupa tak terulang lagi di masa mendatang.

Sidik menuturkan, ada evaluasi kinerja yang nantinya dijadikan dasar untuk menentukan reward (baik) dan punishment (jelek), tidak menutup kemungkinan kalau hasil konduitenya (perilaku dan kemampuan atau kepatuhan terhadap tata tertib kepegawaian) jelek akan dilakukan rolling atau mutasi. Sedangkan yang berprestasi akan dipromosikan ke sekolah yang gradenya bagus. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment