Search

Larung Sesaji dan Labuh Bumi 2018 Kota Kediri 1139

➤ Informasi Pengunjung : 555
Larung Sesaji dan Labuh Bumi 2018 Kota Kediri 1139


 

 

 

Kawasan Taman Brantas dan sekitarnya hingga di sisi barat Sungai Brantas menjadi lautan manusia, masyarakat ramai berdatangan menyaksikan jalannya Larung Sesaji dan Labuh Bumi rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Kediri 1139 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Minggu (29/7/2018) siang.

Pembacaan doa dan pelepasan merpati mengawali berlangsungnya acara, arak-arakan sejumlah sesajian berupa hasil bumi, buah, sayuran dan tumpeng yang disediakan panitia yakni Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga kemudian menjadi rebutan masyarakat di lokasi Taman Brantas.

Sedangkan kepala kerbau dan bebek dilarung di Sungai Brantas, beberapa masyarakat yang mengetahui prosesi tersebut, langsung berenang memperebutkan larung.

Assisten I Pemkot Kediri, Mandung Sulaksono mengatakan, ini merupakan budaya lokal yang harus kita angkat, harapannya ke depan ekonomi masyarakat di sepanjang Sungai Brantas dan Kota Kediri bisa berkembang.

Subagyo, budayawan menjelaskan, bahwa tumpeng itu adalah tumpeng robyong bermakna sebuah bentuk pemerintahan yang didukung (rinobyong) oleh semua warga di Kota Kediri ini.

Jadi program apa yang dijalankan semata-mata wujud program atas kemauan masyarakat, artinya rinobyong poro kawula kabeh yang ada di Kediri ini, semua program pembangunan yang ada didukung oleh semua masyarakat, sekaligus bersyukur atas besarnya anugerah, karunia dan rejeki yang telah diterima dari Tuhan Yang Maha Esa, urai Subagyo. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment