Search

Gayam Jadi Lokasi Kopi Tahu Perdana Jilid 2

➤ Informasi Pengunjung : 438
Gayam Jadi Lokasi Kopi Tahu Perdana Jilid 2

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar kembali mengajak jajaran pejabat Pemerintah Kota Kediri terjun langsung untuk berdialog dengan masyarakat. Melalui acara Kopi Tahu ini diharapkan aspirasi masyarakat dapat diketahui dan diwujudkan demi Kota Kediri yang lebih baik. Kelurahan Gayam jadi lokasi perdana penyelenggaraan Kopi Tahu jilid 2, Selasa (7/11/2017). (Foto : Siaran Pers : Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Kediri)

Mengawali kegiatan tersebut, Mas Abu, panggilan akrab Walikota Kediri, menyampaikan Kopi Tahu adalah tempat untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama. “Kopi Tahu bukan tempatnya berdebat, mari kita cari solusi bersama demi pembangunan Kota Kediri yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Disaat Mas Abu mempersilahkan masyarakat untuk bertanya ataupun memberikan usulan terkait pembangunan Kota Kediri di Kelurahan Gayam, masyarakat langsung antusias untuk menyampaikan aspirasinya. Salah satunya Endah, warga RT 4 RW 6 yang juga anggota Satgas PPA di Kelurahan Gayam mengapresiasi program-program Pemerintah Kota Kediri yang berbasis kemasyarakatan. “Saya ucapkan terimakasih atas program Pemkot yang menyentuh langsung masyarakat, ada bantuan beasiswa, pelayanan kesehatan, ada juga program layanan psikolog gratis untuk masyarakat. Semoga program-program tersebut tetap bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat Kota Kediri,” ujarnya.

Endah juga minta jika di Kelurahan Gayam bisa ada sebuah bangunan yang iconic seperti pembangunan taman agar Kelurahan Gayam dapat semakin bisa dilihat oleh masyarakat luas. Selain itu, Arifin warga RW 8 yang juga anggota KRPL ingin memasyarakatkan makanan sehat untuk masyarakat. Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya lahan untuk dijadikan lokasi tanam.

Menanggapi hal tersebut, Mas Abu menyampaikan bahwa kedua usulan yang disampaikan dapat digabung di lokasi yang sama. “Usulannya bagus, bisa dibuatkan taman sekaligus tempat KRPL. Dapat dibuat seperti hidroponik menggunakan pipa-pipa paralon besar sebagai media tanam. Itu juga memiliki nilai jual di masyarakat. Sekarang silakan dirembug dengan seluruh warga, enaknya bagaimana. Kalau sudah dicapai keputusan, silakan pak lurah untuk mengajukan tindak lanjut,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah, kepala OPD terkait dan masyarakat Kelurahan Gayam.

Untuk diketahui, semua kelurahan sudah pernah disambangi Walikota Kediri beserta jajarannya dalam Kopi Tahu jilid 1. Kopi Tahu jilid 2 ini juga dimaksudkan untuk memastikan persoalan dan aspirasi yang disampaikan warga kelurahan dalam Kopi Tahu sebelumnya sudah terselesaikan. (Siaran Pers – Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Kediri)

INDEX

Leave a Comment