Search

Burengan Kediri Kibarkan Bendera Zona Covid-19

Burengan Kediri Kibarkan Bendera Zona Covid-19

Tiga pilar Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren Kota Kediri terdiri Kepala Kelurahan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Puskesmas Pesantren II menerapkan pemasangan bendera zona untuk memantau perkembangan penanganan Covid-19, Jumat (19/2/2021). Foto-foto : A Rudy Hertanto

Langkah ini sejalan dengan optimalisasi keberadaan Kampung Tangguh Semeru di wilayah setempat dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro berbasis lingkungan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Puskesmas Pesantren II Kota Kediri, dr Dwi Nugraheni mengatakan, ada empat warna bendera yakni Hijau, Kuning, Orange dan Merah yang menjadi penanda kondisi atau range RT atas zona Covid-19.

Hijau artinya nihil kejadian Covid-19, Kuning yaitu terdapat 1-5 rumah warga yang terkonfirmasi positif, Orange 5-10 dan Merah jumlah warga positif Covid-19 mencapai diatas 10 rumah.

Kepala Kelurahan Burengan, Adi Sutrisno menjelaskan, “Pemasangan bendera zona Covid-19 itu arahan dari Bapak Kapolres Kediri Kota, kemudian kami tidak lanjuti dengan pemberian bendera kepada ketua RT.”

Bendera itu kemudian dipasang di titik strategis lingkungan RT seperti di gapura atau fasilitas umum agar mudah diketahui warga setempat, ada 12 RW dan 37 RT di Kelurahan Burengan, status zona kuning 4 RT dan sisanya hijau semua.

“Alhamdulillah untuk saat ini yang zona kuning artinya ada satu sampai lima rumah yang terdampak covid atau terjangkit Covid-19 itu zona kuning, itu ada 4 RT kemudian lainnya hijau,” ungkap Adi.

Lebih lanjut Adi menerangkan, pemasangan bendera zona Covid-19 bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Selain assesment yang kedua adalah bendera itu kan simbol, jadi warga selalu melihat dengan begitu ada kepedulian dari warga untuk selalu patuh pada prokes,” urainya.

Menghadapi penangganan pandemi Covid-19 di Kelurahan Burengan dengan keadaan rumah penduduk yang cukup padat, Adi menyebutkan semuanya dilakukan secara kompak bersama seluruh elemen masyarakat.

“Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) mulai dari RT, RW, LPMK kemudian semua kader ini kompak, guyub rukun di Burengan,” ujarnya.

“Sehingga kami mudah untuk bersinergi dengan stake holder ini sehingga memudahkan kami untuk penanganan Covid-19, ditandai dengan kita masih terbebas dari 3 besar covid di Kecamatan Pesantren,” sambung Adi.

“Selama ini juga RT selalu sinergi dan komunikasi dengan tiga pilar kalau ada warganya yang rapid antigen mandiri selalu di foto hasilnya dan kirim ke kami,” imbuhnya.

Update bendera zona, hasil monitoring lingkungan RT di Kelurahan Burengan dilakukan setiap pekan, “Update oleh Puskesmas Pesantren II sehingga setiap 7 hari nanti kita selalu update dan nanti benderanya zona itu selalu kita share ke grup WA (WhatsApp) RT RW untuk diganti bendera sesuai dengan zona masing-masing,” kata Adi.

“Kami mengharapkan untuk bendera warna orange dan warna merah ini tidak terpasang di Burengan,” pungkasnya. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment