Search

Mas Dhito Perhatikan Penataan Kampung Inggris, Persiapan Konektivitas SLG dan Bandara Kediri

Mas Dhito Perhatikan Penataan Kampung Inggris, Persiapan Konektivitas SLG dan Bandara Kediri

Mas Dhito ketika meninjau kawasan Kampung Inggris di wilayah Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jumat (13/11/2020). Foto : A Rudy Hertanto

Keberadaan Kampung Inggris di wilayah Kecamatan Pare yang kini telah menjadi bagian ikon bagi Kabupaten Kediri memang patut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.

Hal itu diungkapkan Mas Dhito (sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramono) Calon Bupati (Cabup) Kediri tahun 2020 ketika berkeliling blusukan dan bertemu masyarakat Kampung Inggris, Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jumat (13/11/2020).

“Kabupaten Kediri ini punya satu icon yaitu adalah Kampung Inggris nah tadi saya cek, saya diskusi dengan para pemilik lembaga kursus, ini memang perhatian dari pemerintah kabupaten dirasa oleh mereka masih kurang perhatian,” kata Mas Dhito.

Seperti disampaikan Mas Dhito, dalam diskusi warga Kampung Inggris meminta untuk dibuatkan domain website (kampunginggris.co.id). “Supaya Kampung Inggris ini tidak diambil alih oleh kabupaten lain, karena sudah mulai ada beberapa daerah yang mau menciptakan seperti Kampung Inggris ini,” tuturnya.

Lebih lanjut Mas Dhito menerangkan, problem lainnya yang kini sedang dihadapi masyarakat setempat yakni berkaitan dengan air bersih.

“Karena banyak sekali titik-titik yang mana septic tank itu sudah berdekatan dengan pompa air jadi ini sudah tidak bagus,” urainya serta terkait kadar ph air untuk kesehatan masyarakat Kampung Inggris.

“Ini memang perlu perhatian khusus salah satunya adalah berdiskusi dengan ahli dari water treatment, bagaimana perencanaan dan pengelolaan air yang ada di Kampung Inggris,” terangnya.

Mas Dhito menambahkan, Kampung Inggris perlu adanya standarisasi kurikulum paling tidak batas bawahnya, “Metode-metode atau materi-materi apa yang akan diajarkan itu harus ada acuan dasarnya tidak bisa antar satu dan lain lembaga itu tidak ada buku pedoman lah kasarnya gitu.”

“Walaupun untuk bagaimana mereka mengedukasi itu saya nantinya akan memberikan kebebasan, karena itu supaya mereka punya memiliki daya juang atau daya berkompetisi antar satu lembaga dengan lembaga yang lain,” imbuhnya.

Berkaitan dengan pembangunan Bandara Kediri, Mas Dhito menjelaskan, konektivitas antara Kampung Inggris, SLG dengan bandara itu harus terealisasikan, karena kalau tidak maka akses dari bandara ke Kampung Inggris akan menjadi sulit kalau tidak ada akses tersebut.

“Tapi sebelum sampai ke tahapan itu yang pertama harus diperhatikan adalah penataan dari Kampung Inggris sendiri, jadi kursusannya, pedagangnya dan sebagainya itu harus tertata dengan baik,” sambung Mas Dhito.

“Terutama tadi disampaikan juga bahwa Satpol PP jarang ada ke Kampung Inggris sedangkan sebenarnya kan kehidupan di Kampung Inggris ini sangat majemuk sekali banyak sekali warga pendatang dan sebagainya,” jelasnya.

“Artinya keamanan dan ketertiban itu harus dijaga maka Satpol PP nantinya akan saya minta untuk khusus fokus mengawasi juga kehidupan yang ada di Kampung Inggris,” pungkas Mas Dhito. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment