Search

Foto : Mas Dhito Peduli Korban Kebakaran Warga Purwoasri Kediri

Foto : Mas Dhito Peduli Korban Kebakaran Warga Purwoasri Kediri

Bupati Kediri terpilih tahun 2020, Hanindhito Himawan Pramana biasa disapa Mas Dhito mengunjungi lokasi korban kebakaran yang menimpa rumah Sardi warga Dusun Tanggungan Desa Purwoasri Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri, Jumat (11/12/2020) siang. Foto – foto : A Rudy Hertanto

Mas Dhito mengungkapkan, bagian dari simpati yang harus dilakukan calon kepala daerah yakni turun ke bawah meninjau apapun musibah yang dihadapi oleh masyarakatnya.

“Jadi saya datang ke sini meninjau langsung, saya mau tau kira-kira bagaimana sih reaksi dari pemerintah kalau terjadi bencana seperti ini atau terjadi hal-hal seperti ini,” katanya.

Selain melihat kondisi yang ada, Mas Dhito juga bertemu korban beserta keluarganya dan memberikan bantuan, “Kalau membangun nanti kita diskusikan dulu dengan pak lurah dan pemilik rumahnya, kira-kira seperti apa nanti,” tutur Mas Dhito.

Meskipun secara teknis penyaluran bantuan kepada korban kebakaran dari pemerintahan masih dalam kewenangan pemerintah daerah (pemda) saat ini.

Mas Dhito mengaku berusaha mencarikan solusi atas kejadian tersebut, salah satunya mengupayakan masuk program pemerintah terkait kebencanaan.

“Karena kalau bantuan sebenarnya kewenangannya masih di pemerintah kabupaten yang sekarang, saya masih menghormati beliau,” imbuh Mas Dhito yang akan ditetapkan sebagai Bupati Kediri dan diketahui merupakan bupati termuda.

Sukowiyono selaku keluarga korban merasa senang mendapat perhatian dari Mas Dhito dan berharap ke depan ada perhatian dari pemda, apabila ada kesusahan masyarakat bisa langsung tinjau ke lokasi.

Sementara itu, Suroto Kepala Desa Purwoasri mengatakan, peristiwa kebakaran ini diduga disebabkan adanya konsleting alias arus pendek listrik.

“Kejadiannya kurang lebih setengah sepuluh pagi waktu pencoblosan itu (Rabu, 9/12/2020) waktu pilkada (pemilihan kepala daerah),” ujarnya.

Suroto menerangkan, dengan dibantu warga setempat, proses pemadaman api berlangsung selama sekitar dua jam, tidak ada korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai 100 juta rupiah. (A Rudy Hertanto)


 

 

 

INDEX

Leave a Comment