Search

Mas Dhito Sebut Saat Ini Ada Langkah Pembangunan Stadion di Kabupaten Kediri

Mas Dhito Sebut Saat Ini Ada Langkah Pembangunan Stadion di Kabupaten Kediri

“Kalau bicara pengembangan olahraga maka harus dilihat dari infrastruktur pendukungnya,” ungkap Mas Dhito (sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramono) Calon Bupati (Cabup) Kediri tahun 2020 saat meninjau Stadion Canda Bhirawa, Pare Kabupaten Kediri dan menyaksikan Kediri Menang Friendly Match Memperingati HUT ke 31 Persedikab antara Persedikab vs Kediri United, Selasa (10/11/2020). Foto : A Rudy Hertanto

“Kalau saya lihat Stadion Canda Bhirawa ini lebih ke lapangan sepak bola sebenarnya, kalau kita lihat standart dari stadion, penerangannya harus ada tribunnya pun juga pasti ada kapasitas-kapasitas yang sudah ditentukan oleh PSSI,” urai Mas Dhito.

“Jadi artinya ini menjadi tugas dari Pemerintah Kabupaten Kediri untuk entah itu merevitalisasi atau membangun stadion baru, karena itu kunci dari majunya sebuah sepakbola dalam hal ini,” lanjutnya.

Soal pembinaan atlit muda Mas Dhito mengungkapkan, setelah berdiskusi dengan teman-teman Persedikab (Persatuan Sepak Bola Kediri Kabupaten) ternyata banyak sekali atlit-atlit muda yang begitu beranjak usia 20 tahun keatas masuk ke daerah lain, diambil oleh daerah-daerah lain karena mereka merasa kesejahteraan mereka tidak begitu dijamin di Kabupaten Kediri.

“Dalam hal ini karena Liga 3 itu kewenangannya masih di pemerintah setempat, jadi artinya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam hal ini harus betul-betul fokus melihat talenta-talenta yang ada dan menjamin kesejahteraan dari atlet-atlet yang berprestasi, kalau perlu kita nanti akan adakan beasiswa untuk atlet berprestasi ke perguruan tinggi negeri,” tuturnya.

Ketika disinggung pengembangan cabor (cabang olahraga) lainnya, Mas Dhito menjelaskan, “Kalau kita bicara olahraga secara keseluruhan pasti kita harus diskusi dengan KONI karena selama ini yang paham betul terkait lintas cabor itu kan pasti KONI.”

“Jadi nanti saya akan tanya ke KONI kira-kira selama ini atlit-atlit yang bertalenta ini diambil oleh daerah-daerah mana saja dan apa yang menyebabkan atlit-atlit kita ini diambil oleh daerah-daerah lain gitu, pasti saya yakin faktornya hanya satu yaitu kesejahteraan dari pemain,” sambung Mas Dhito.

Mas Dhito menargetkan Persedikab masuk Liga 2 tahun depan, selain itu Mas Dhito juga memaparkan terkait pembangunan stadion di Kabupaten Kediri ke depan. “Pembangunan bertaraf nasional kita masih cari lokasinya yang pantas karena itu butuh tanah yang cukup luas,” ujarnya.

Mas Dhito menyampaikan, “Kurang lebih kemarin saya cek beberapa stadion internasional yang ada, itu rata-rata mereka di kisaran butuh tanah di kisaran 20 sampai 25 hektar, artinya kita masih mencari titik yang memungkinkan untuk dibangunkan stadion.”

“Kemarin sempat ada wacana di Totok Kerot terus ada lagi wacana di Exit Tol yang ada di barat sungai, cuman masih kita cari titik yang paling bisa memungkinkan untuk dibangun stadion bertaraf internasional,” paparnya.

Mas Dhito menyatakan, saat ini memang ada langkah menuju pembuatan stadion di Kabupaten Kediri.

“Ini sedang kita lakukan terus gitu, walaupun sekarang kewenangan masih di pemerintahan yang sekarang, karena posisi saya pun masih menjadi calon, tapi saya mulai mengawal betul dan bertanya dan berdiskusi dengan pemkab maupun teman-teman yang ada di dewan,” imbuhnya. (A Rudy Hertanto)

INDEX

Leave a Comment